Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penerbangan di Supadio Kacau! 73 Jadwal Pesawat Tertunda Akibat Asap Karhutla

📅 Senin, 14 Sep 2026, 12:35 WIB | Oleh:
Penerbangan di Supadio Kacau! 73 Jadwal Pesawat Tertunda Akibat Asap Karhutla Doc: Antara foto
Ket. Penerbangan di bandara Supadio Kubu Raya terkendala asap karhutla di mana jarak pandang di bandara tersebut hanya 300 meter pada pagi ini, Senin (14/9).

PONTIANAK - Branch Communication & CSR Department Head Bandara Internasional Supadio M. Joko Wahyudi mengatakan asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan mengganggu operasional Bandara Internasional Supadio, dengan 73 penerbangan ditunda atau dijadwal ulang selama tiga hari terakhir.

"Berdasarkan jadwal, ada beberapa maskapai penerbangan yang akan berangkat pagi tadi, namun karena kondisi jarak pandang yang hanya 300 meter sampai pukul 10.00 WIB, belum ada maskapai yang terbang," kata Joko Wahyudi di Sungai Raya, Senin.

Dia mengatakan jarak pandang di kawasan bandara pada Senin pagi hanya sekitar 300 meter sehingga penerbangan belum dapat beroperasi.

"Kondisi jarak pandang terbatas telah terjadi sejak Sabtu (12/9). Dalam periode tersebut, sebanyak 73 penerbangan dari dan menuju Bandara Supadio terdampak penundaan maupun penjadwalan ulang," tuturnya.

Joko mengungkapkan, pada Sabtu, hanya 11 penerbangan yang dapat beroperasi, terdiri atas enam kedatangan dan lima keberangkatan. Sementara pada Minggu (13/9), terdapat sembilan penerbangan yang terlaksana, masing-masing lima kedatangan dan empat keberangkatan.

Untuk Senin, pihak bandara masih menunggu informasi dari masing-masing maskapai terkait keputusan pembatalan atau penjadwalan ulang penerbangan.

Kondisi jarak pandang yang rendah sebelumnya juga menyebabkan puluhan penerbangan di Supadio dibatalkan pada Sabtu. Otoritas bandara menyebut keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan keputusan operasional.

Airport Quality & SMS Department Head Bandara Internasional Supadio Yakobus Thomry Toto mengatakan pihaknya menambah personel di area *check-in* dan ruang tunggu untuk menangani penumpang yang terdampak penundaan maupun perubahan jadwal.

"Selain itu, kami juga melakukan pembagian masker, makanan ringan dan air kepada pengguna jasa yang terdampak penundaan jadwal penerbangan," ujarnya.

Bandara juga meningkatkan penyampaian informasi melalui papan pengumuman serta melakukan *Airport Collaborative Decision Making* (A-CDM) bersama maskapai, AirNav Indonesia, dan BMKG untuk mempercepat pertukaran informasi terkait kondisi penerbangan.

Melalui koordinasi tersebut, maskapai diharapkan dapat memberikan informasi lebih awal kepada penumpang apabila terjadi penundaan atau perubahan jadwal penerbangan akibat kondisi jarak pandang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Harga Cabai Rawit Rp85.500/Kg, Telur Ayam Rp28.350/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp85.500/...
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.