Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengusaha Laundry Butuh Modal, Kementerian UMKM Siapkan Akses KUR Perbankan

📅 Senin, 14 Sep 2026, 13:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengusaha Laundry Butuh Modal, Kementerian UMKM Siapkan Akses KUR Perbankan Doc: Antara
Ket. Pengunjung mengunjungi salah satu stan dalam peringatan HUT ke-11 Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI) di Jakarta, Minggu (13/9).

Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) siap memfasilitasi pengusaha jasa penatu atau laundry dengan perbankan penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memperluas akses pembiayaan guna mengembangkan usaha.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin, mengatakan fasilitasi tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi pengusaha laundry yang membutuhkan dukungan pembiayaan.

“Kami akan memfasilitasi asosiasi dengan bank-bank penyalur KUR. Ini akan segera ditindaklanjuti oleh tim kami bersama asosiasi,” kata Maman saat menghadiri peringatan HUT ke-11 Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI) di Jakarta, Minggu (13/9).

Menurut Maman, akses pembiayaan menjadi salah satu aspek yang perlu diperkuat seiring dengan berkembangnya usaha laundry di berbagai daerah.

Namun, dukungan pembiayaan perlu diikuti dengan pengelolaan usaha dan perencanaan pengembangan bisnis yang sehat agar pelaku UMKM mampu menjaga keberlanjutan usaha.

Maman mengatakan Kementerian UMKM akan mengkaji berbagai aspirasi yang disampaikan asosiasi serta berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait sesuai kewenangan masing-masing.

Ia menilai penguatan sektor laundry perlu ditempatkan dalam kerangka pemberdayaan UMKM yang lebih luas. Pertumbuhan jumlah usaha harus diimbangi kemampuan membaca pasar, pengelolaan bisnis yang baik, akses pembiayaan, serta ekosistem yang memungkinkan pelaku usaha berkembang secara sehat.

Selain itu, sebaran usaha perlu diperhatikan agar pertumbuhan bisnis tidak terkonsentrasi di wilayah tertentu.

Maman mengatakan pemetaan sebaran usaha diperlukan untuk mengetahui kapasitas pasar di setiap wilayah. Dengan demikian, ekspansi bisnis dapat dilakukan secara lebih terukur sekaligus mencegah terjadinya kanibalisasi antarpengusaha.

Kementerian UMKM, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan kepada pelaku UMKM, termasuk sektor laundry, agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, pengusaha laundry asal Riau sekaligus Ketua DPP ASLI Riau Kabul Santosa menyampaikan kebutuhan akses pembiayaan untuk mengembangkan usaha dalam sesi dialog bersama Maman.

Selain pembiayaan, para pengusaha laundry juga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait regulasi dan kebutuhan pendampingan usaha.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.