Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Raffi Ahmad: Indonesia Jangan Cuma Jadi Pasar Aplikasi, Harus Ciptakan Produk Kelas Dunia

📅 Senin, 14 Sep 2026, 13:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Raffi Ahmad: Indonesia Jangan Cuma Jadi Pasar Aplikasi, Harus Ciptakan Produk Kelas Dunia Doc: Antara
Ket. Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad saat memberikan sambutan pada acara Indonesia Apps Summit 2026 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Senin (14/9).

Tangerang - Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad mendorong pengembang aplikasi nasional untuk mampu menjadi tempat lahirnya aplikasi kelas dunia, tidak menjadikan Indonesia sekadar sebagai pasar produk digital.

"Indonesia jangan hanya menjadi pasar aplikasi saja. Indonesia harus menjadi tempat lahirnya aplikasi kelas dunia," kata Raffi dalam sambutannya, pada acara Indonesia Apps Summit 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Senin (14/9).

Menurut dia, besarnya potensi ekonomi digital Indonesia harus dimanfaatkan untuk mendorong lahirnya inovasi dan produk teknologi karya anak bangsa yang mampu bersaing di tingkat global.

Raffi menyebut nilai ekonomi digital Indonesia pada 2026 telah mendekati 130 miliar dolar AS. Dengan jumlah pengguna internet yang mencapai lebih dari 220 juta orang, Indonesia memiliki pasar yang besar sekaligus dapat menjadi ruang eksperimen bagi pengembangan berbagai inovasi digital.

Karena itu, ia menilai aplikasi lokal harus mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri sekaligus berani memperluas pasar ke tingkat global.

"Aplikasi lokal itu harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan berani menuju pasar global. Itu yang memang bisa menjadi kebanggaan kita semuanya," ujarnya.

Perubahan Teknologi

Raffi juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, industri, perguruan tinggi, investor, komunitas, dan generasi muda dalam membangun ekosistem digital nasional.

Menurut dia, perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat membuat setiap pihak harus mampu beradaptasi dan bersinergi. Tidak ada lagi pihak yang berjalan sendiri dalam menghadapi perubahan teknologi.

"Tidak ada yang namanya superman berdiri sendiri di zaman sekarang. Tidak ada superman, yang ada super team," katanya.

Ia mengajak generasi muda untuk tidak takut terhadap perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Menurut Raffi, AI merupakan teknologi yang diciptakan manusia sehingga seharusnya dimanfaatkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Manusia tidak perlu takut sama AI. Kita yang menciptakan AI. AI tidak punya hati, tapi manusia punya hati," ujarnya.

Raffi mengatakan Indonesia membutuhkan lebih banyak pengembang aplikasi, insinyur, programmer, coder, serta pelaku ekonomi kreatif, yang mampu menggabungkan teknologi dan kreativitas untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Ia menilai aplikasi saat ini bukan sekadar produk teknologi, melainkan bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang melibatkan berbagai profesi, mulai dari pengembang, desainer, animator, musisi, sineas, kreator konten hingga pelaku UMKM.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mesir Coba Redam Titik Didi...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.