Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Serangan Russia Makin Menghantam Ekonomi Ukraina, PDB 2026 Diprediksi Turun 1,5 Poin

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kyiv juga meningkatkan serangan balasan ke Russia dengan menargetkan fasilitas minyak, pabrik, dan gudang.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berharap mitranya dari Amerika Serikat, Donald Trump, dapat menekan Russia agar pelabuhan-pelabuhan di Laut Hitam kembali dibuka serta mendorong penghentian saling serang terhadap fasilitas energi.

Zelensky memperingatkan risiko krisis pangan di negara-negara Afrika dan Asia. Ia mengatakan Russia juga tidak dapat mengekspor biji-bijiannya melalui Laut Hitam. Ukraina dan Russia merupakan pemasok biji-bijian utama dunia.

Gencatan Senjata Pangan dan Energi

"Setidaknya, sekali lagi, jika perdamaian tidak mungkin tercapai mulai hari ini... kita setidaknya dapat menyelesaikan persoalan gencatan senjata energi, gencatan senjata pangan, dan keamanan pangan; keputusan seperti itu dapat dibuat," kata Zelensky dalam forum di Kyiv akhir pekan ini.

Ia menyerukan agar persoalan tersebut diselesaikan "sekarang" dan "bukan pada musim dingin".

Pada saat yang sama, belanja militer Ukraina terus meningkat.

Pidlasa mengatakan pada 2024 biaya perang mencapai 140 juta dolar AS per hari, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 190 juta dolar AS per hari.

Menurut dia, Ukraina bahkan mulai menggunakan bantuan internasional tahun ini untuk membayar gaji para tentaranya.

Pencairan hampir 30 miliar dolar AS bantuan internasional yang dialokasikan untuk membiayai defisit anggaran tahun ini bergantung pada pengesahan sejumlah rancangan undang-undang yang diminta negara-negara Barat, kata Koretsky.

Rancangan tersebut antara lain mencakup langkah-langkah antikorupsi setelah Ukraina dilanda sejumlah skandal korupsi berskala besar selama perang dengan Russia.

Namun, parlemen masih kesulitan mengesahkan sejumlah rancangan yang diusulkan, termasuk kebijakan yang tidak populer seperti pengenaan bea atas paket kiriman dari luar negeri yang ditujukan untuk meningkatkan penerimaan negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.