Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

JF3 Food Festival 2026 Hadirkan Ribuan Menu Nusantara Selama 45 Hari

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 21:05 WIB | Oleh:
JF3 Food Festival 2026 Hadirkan Ribuan Menu Nusantara Selama 45 Hari Doc: Istimewa
Ket. JF3 Food Festival 2026 kembali hadir untuk memanjakan para pencinta kuliner di Jakarta. Berlangsung selama 45 hari, festival kuliner ini digelar mulai 14 Agustus hingga 27 September 2026 di La Piazza Summarecon Mall Kelapa Gading.

JAKARTA - JF3 Food Festival 2026 kembali hadir untuk memanjakan para pencinta kuliner di Jakarta. Berlangsung selama 45 hari, festival kuliner ini digelar mulai 14 Agustus hingga 27 September 2026 di La Piazza Summarecon Mall Kelapa Gading.

Tahun ini, JF3 Food Festival mengusung tema “Lokarasa Nusantara” yang mengajak pengunjung mengenal kekayaan cita rasa dari berbagai daerah di Indonesia. Dua program utama, yakni Kampoeng Tempo Doeloe (KTD) dan Wonderful Culinary Expo (WCE), kembali dihadirkan untuk memberikan pengalaman kuliner yang beragam.

Tema “Lokarasa Nusantara” berasal dari kata “Loka” yang berarti tempat atau dunia dan “Rasa” yang merujuk pada kelezatan. Melalui tema tersebut, JF3 Food Festival tidak hanya menghadirkan makanan, tetapi juga ingin membawa pengunjung mengenal cerita, kenangan, serta budaya yang melekat pada setiap hidangan.

Lebih dari 103 tenant kuliner berpartisipasi dalam JF3 Food Festival 2026 dengan menghadirkan lebih dari 1.000 menu khas dari berbagai daerah. Pengunjung pun dapat menikmati beragam makanan dari penjuru Indonesia tanpa perlu bepergian jauh dari Jakarta.

Soegianto Nagaria, Director Summarecon, mengatakan kuliner memiliki hubungan yang erat dengan budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia. Menurutnya, makanan tidak sekadar menawarkan cita rasa, tetapi juga menyimpan cerita, tradisi, dan nilai budaya yang perlu terus dijaga.

“Kuliner merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia. Beragam sajian kuliner tidak hanya menawarkan cita rasa, tetapi juga membawa cerita, tradisi, dan nilai yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Inilah yang ingin terus kami jaga agar kekayaan tersebut tetap ada dan dinikmati dari generasi ke generasi.”

Soegianto juga menekankan pentingnya memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kuliner. Ia berharap penyelenggaraan JF3 Food Festival yang telah berlangsung selama 22 tahun dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membantu pelaku usaha kuliner mengembangkan bisnisnya.

“Di sisi lain, kami juga ingin para pelaku UMKM yang menjadi bagian penting dari kekayaan kuliner Indonesia memiliki kesempatan semakin mengembangkan usahanya. Kami berharap apa yang telah berjalan selama 22 tahun ini dapat terus memberikan manfaat, baik bagi masyarakat maupun bagi para pelaku usaha kuliner Indonesia.”

Salah satu daya tarik utama festival tahun ini adalah Kampoeng Tempo Doeloe yang menyajikan makanan khas dari berbagai wilayah, mulai dari Jawa, Sumatera, hingga Bali. Tim KTD bahkan melakukan penelusuran langsung ke sejumlah kota seperti Bogor, Bandung, Semarang, Solo, Surabaya, dan Bali untuk mencari serta mencicipi kuliner sebelum menentukan tenant yang akan hadir.

Proses kurasi tersebut dilakukan untuk memastikan makanan yang ditampilkan tidak hanya memiliki cita rasa yang khas, tetapi juga membawa cerita dan karakter dari daerah asalnya. Dengan demikian, pengunjung dapat memperoleh pengalaman yang lebih lengkap ketika mencicipi kuliner tradisional di KTD.

Pada JF3 Food Festival 2026, KTD turut menghadirkan 38 tenant baru yang menambah pilihan kuliner bagi pengunjung. Beberapa di antaranya adalah Cakwe Gang Gloria Pancoran Glodok, Kerak Telor Pak Ahmad, Nasi Goreng Babat Semar Semarang, Rarampa Manado, Lumpia Semarang Gang 9 Sejak 1983, Bakmi Kepiting Akhiong Pontianak, Sego Tempong Rakyat khas Banyuwangi, Lapo Naburju khas Toba, serta Kwecap Pontianak AHOU 88.

Selain tenant baru, sejumlah kuliner yang sudah dikenal masyarakat juga kembali hadir dalam KTD 2026. Beberapa rekomendasi yang dapat dicoba antara lain Serabi Notosuman Ny. Handayani, Gudeg Yu Djum, Nasi Pedas Bu Andika Bali, Ronde Jahe Alkateri, Dawet Telasih Bu Dermi Pasar Gede Solo, Leker Gajahan Solo, Klepon Gianyar, Lemang Srikaya Tebing Tinggi, dan Sate Jando AA.

Pilihan lainnya mencakup Bakso Keju Tulang Rangu, Cuankie Rahayu, Surabi Bandung Mang Iding MM, Pukis Sumber Rejeki Telur Ayam Kampung Solo, Wingko Babat Kelapa Hijau Sejak 1918 Surabaya, Gudeg Ujung Keprabon Tempo Doeloe Solo, serta Babi Kuah Ps Gede Solo by Kedai Monoo. Deretan kuliner tersebut melengkapi pilihan makanan legendaris yang telah menjadi bagian dari KTD.

Pengunjung juga dapat menemukan sejumlah kuliner yang sudah populer di Jakarta dan daerah lain, seperti Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih, Nasi Goreng Gila Menteng, Sate Padang Takana Juo, Nasi Uduk Kebon Kacang, Es Durian Sakinah, Martabak Kubang Hayuda, Pisang Goreng Madu Bu Nanik, Otak-Otak Ase, Lapo Tondongta Senayan, hingga Soto Mie Bakut Ko Ricky Bandung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.