Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelaku Usaha Boga Bahari Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun di Jepang

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 12:35 WIB | Oleh:
Pelaku Usaha Boga Bahari Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun di Jepang  Doc: Dokumentasi Kementerian Perdagangan

JAKARTA - Pelaku usaha boga bahari Indonesia mencatat potensi transaksi USD198,33 juta (Rp3,49 triliun) pada JISTE 2026 di Jepang. Potensi tersebut diperoleh melalui penjajakan bisnis antara eksportir Indonesia dan buyer Jepang selama pameran pada 19-21 Agustus 2026.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut potensi transaksi tersebut merefleksikan besarnya potensi pasar produk perikanan Indonesia di Jepang. Kemendag juga mengajak eksportir produk boga bahari terus mengoptimalkan implementasi Protokol Perubahan Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).

“Potensi transaksi pada JISTE 2026 menunjukkan tingginya daya saing produk perikanan Indonesia di Jepang. Peluang nyata ini dapat terus dimanfaatkan oleh pelaku usaha Indonesia, termasuk dengan mengoptimalkan implementasi Protokol Perubahan IJEPA,” ujar Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, pada Selasa (8/9).

Puntodewi menjelaskan bahwa implementasi Protokol Perubahan IJEPA membuat akses pasar Jepang semakin terbuka melalui kebijakan tarif nol persen untuk produk ikan olahan Indonesia. Kebijakan tersebut menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan eksportir produk boga bahari Indonesia.

Hasil business matching menunjukkan tuna dalam berbagai bentuk dan olahannya menjadi produk dengan potensi transaksi terbesar. Buyer Jepang juga memberikan respons positif terhadap gurita, ikan kisu, udang goreng atau ebi fry, cakalang, rajungan, cumi-cumi, dan sotong.

Berbagai produk hasil laut lainnya turut menarik perhatian buyer Jepang. Produk tersebut meliputi olahan ikan teri atau chirimen, telur ikan atau tobiko, bulu babi atau uni, serta berbagai produk hasil laut olahan.

Duta Besar RI untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir, mengatakan implementasi Protokol Perubahan IJEPA membuka pasar lebih luas bagi produk ikan olahan Indonesia. Ia menambahkan, sektor perikanan merupakan salah satu pilar penting dalam hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang.

“Selain itu, untuk menjaga kepercayaan mitra Jepang, pelaku usaha Indonesia perlu menunjukkan komitmen, konsistensi, dan kontinuitas pasokan. Kepercayaan dari mitra Jepang dibangun tidak hanya dari kualitas produk, tetapi juga dari keandalan dan transparansi dalam memenuhi komitmen,” ujar Dubes Kartini.

JISTE 2026 diikuti 700 perusahaan dari 19 negara dan mencatat 30.091 pengunjung. Jumlah tersebut meningkat 7,73 persen dibandingkan JISTE 2025 yang mencatat 27.932 pengunjung.

Paviliun Indonesia menempati area seluas 72 meter persegi dan diikuti 14 perusahaan Indonesia. Keikutsertaan tersebut hasil kolaborasi Kemendag melalui ITPC Osaka dan Atase Perdagangan Tokyo, KBRI Tokyo, BNI, BRI, ASEAN-Japan Centre.

Partisipasi Indonesia juga menghasilkan tindak lanjut kerja sama melalui penandatanganan MoU PT Nirvana Niaga Sejahtera dengan Godai Co., Ltd. Jepang. Kerja sama pengembangan produk sashimi-grade yellowfin tuna loin tersebut memiliki potensi transaksi USD9,6 juta atau sekitar Rp169,25 miliar.

Manajer Pengembangan Bisnis PT Nirvana Niaga Sejahtera, Andi Faisal, mengatakan partisipasi kedua kalinya dalam JISTE berdampak positif terhadap perluasan pasar di Jepang. Selain MoU dengan Godai Co., Ltd., perusahaan juga melakukan penjajakan dengan empat calon buyer baru.

“JISTE 2026 sangat efektif memperkuat penetrasi pasar kami di Jepang, baik melalui MoU dengan Godai Co., Ltd. Maupun penjajakan dengan empat calon buyer baru,” ujar Andi.

Kepala ITPC Osaka, Didit Akhdiat, berkomitmen menggencarkan promosi produk unggulan Indonesia, melalui pemasaran, perdagangan, dan perluasan jejaring. Didit berharap, upaya tersebut membuka akses pasar dan peluang bisnis, serta mengoptimalkan manfaat Protokol Perubahan IJEPA bagi pelaku usaha kedua negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Targetkan Peningkatan Utilisasi Industri Kopi pada 2029
    Ulasan artikel ini menyajikan peta jalan yang sangat ...
  • Ekonomi Tiongkok Makin Ngebut! Ekspor-Impor Melonjak pada Agustus, Didukung Ledakan Industri AI
    Melihat lonjakan ekspor Tiongkok di sektor AI dan ...
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
Megapolitan
Berbagai Langkah Ditempuh u...
Luar Negeri
Terlibat Korupsi, Seorang M...
Advertisement
Terlibat Korupsi, Seorang Mantan Gubernur Dihukum Mati

Terlibat Korupsi, Seorang Mantan Gubernur Dihukum Mati

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.