Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

B50 Tembus Uji Tambang 1.000 Jam, Sinyal Besar untuk Masa Depan BBM Indonesia

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 05:33 WIB | Oleh:
B50 Tembus Uji Tambang 1.000 Jam, Sinyal Besar untuk Masa Depan BBM Indonesia Doc: Antara foto
Ket. Dirjen EBTKE Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi (tengah) bersama Sekretaris Dirjen EBTKE Kementerian ESDM Harris (kiri) dan Dirut Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra (kanan) menyampaikan paparan dalam RDP dengan Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9).

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KemenESDM) menyatakan bahwa B50 atau biosolar telah melewati uji tambang mencapai 1.000 jam dan hasilnya semua dalam keadaan baik.

"Uji tambang juga kita lakukan 1.000 jam. Dari durasi durability ketahanan itu sampai dengan 1.000 jam," kata Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), ESDM Eniya Listiani Dewi di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, pengujian B50 dilakukan di tiga perusahaan berbeda dan hasilnya tidak ada kendala apa pun yang dialami selama pengujian tersebut.

Tidak hanya itu, kata Eniya, pengujian tambang juga berlangsung selama enam bulan secara intensif, dan selama itu hasilnya baik.

"Ini sudah melewati batas uji yang diperlukan. Jadi kami pastikan bahwa di tambang pun aman. Dan ini yang dibuktikan sendiri oleh pengusaha tambang di tiga lokasi," ujarnya.

Eniya menjelaskan pada uji tambang tersebut filter mesin yang biasanya harus diganti pada durasi 250 jam dapat bertahan hingga 500 jam.

Sebelum mandatori B50 diterapkan secara luas, kata dia, Kementerian ESDM telah melakukan pengujian untuk sejumlah kendaraan, baik pribadi, umum, tambang maupun mesin pembangkit.

Ia menegaskan bahwa selama pengujian dilakukan dengan terbuka, bahkan menggandeng semua pihak yang berkepentingan dalam penerapan B50.

Eniya menjelaskan dari hasil pengujian di beberapa mobil hingga 50 ribu kilometer, bahkan untuk mobil dengan keluaran produksi lama pun dapat mencapai 37 ribu kilometer, yang semuanya dalam kondisi aman.

"Kita melakukan hingga 50 ribu kilometer dan beberapa mobil itu dengan spec yang tidak terlalu baru mencapai 37 ribu kilometer baru diganti filter yang biasanya ganti 10 ribu kilometer," ujarnya.,

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.