Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengembangkan Benteng Victoria sebagai Ruang Kebudayaan dan Identitas Masyarakat Ambon

📅 Senin, 07 Sep 2026, 23:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengembangkan Benteng Victoria sebagai Ruang Kebudayaan dan Identitas Masyarakat Ambon Doc: Antara
Ket. Tarian Cakalele dalam kegiatan perayaan HUT ke 451 Kota Ambon, di Lapangan Merdeka Ambon, Senin.

Ambon - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, terus mengembangkan Benteng Nieuw Victoria sebagai ruang kebudayaan, sejarah, dan identitas masyarakat sekaligus memperkuat keberadaannya sebagai situs cagar budaya nasional.

Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena di Ambon, Senin, mengatakan Benteng Nieuw Victoria bukan sekadar bangunan tua di pusat kota, melainkan saksi perjalanan panjang sejarah Kota Ambon.

"Jika dahulu dibangun sebagai tempat pertahanan fisik, kini benteng harus bertransformasi menjadi benteng kebudayaan, sejarah, dan identitas masyarakat Ambon," kata Bodewin.

Hal ini disampaikannya pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon di Lapangan Merdeka Ambon. Menurutnya, keberadaan Benteng Nieuw Victoria membuktikan bahwa sejak dahulu Ambon telah menjadi pusat perjuangan bangsa dan salah satu simpul perdagangan dunia.

Menurut dia, benteng tersebut tidak boleh hanya dipandang sebagai warisan masa lalu, tetapi juga harus menjadi aset sejarah yang dapat dimanfaatkan untuk membangun masa depan Kota Ambon.

"Benteng yang dahulu berbicara mengenai kekuatan fisik, kini harus berbicara mengenai kekuatan ingatan dan identitas Kota Ambon. Dari sini kita memperkenalkan kepada dunia bahwa Ambon memiliki sejarah panjang," ujarnya.

Bodewin menjelaskan, perubahan zaman dan perkembangan Kota Ambon tidak boleh membuat masyarakat kehilangan identitas serta sejarah daerah.

"Peringatan usia Kota Ambon menjadi pengingat bahwa walau zaman berganti dan kota terus berkembang, identitas serta sejarah daerah tidak boleh bergeser," ucapnya.

Ia menambahkan Benteng Nieuw Victoria sudah saatnya dikembangkan menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk memahami perjalanan sejarah Kota Ambon sekaligus menjadi sarana memperkenalkan sejarah panjang daerah itu kepada dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Advertisement
Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo   

Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo  

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.