Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandarlampung Kerahkan Nakes Bagikan Masker kepada Warga

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 15:56 WIB | Oleh:
Pemkot Bandarlampung Kerahkan Nakes Bagikan Masker kepada Warga Doc: ANTARA/Dian Hadiyatna
Ket. Dinas Kesehatan beserta jajaran Puskesmas, Pustu dan Poskeskel atas perintah ibu walikota untuk turun ke masyarakat memberikan edukasi kesehatan terkait dampak dan penanganan debu vulkanik dan pemberian masker ke masyarakat, di Bandarlampung, Minggu (6/9).

Bandarlampung, 06/9 (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mengerahkan tenaga kesehatan (nakes) guna membagikan masker kepada warga guna meminimalisasi dampak dari abu vulkanik yang disebabkan erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

"Petugas kesehatan dikerahkan untuk membagikan masker kepada masyarakat," kata Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana di Bandarlampung, Minggu.

Ia juga meminta kepada petugas Puskesmas, Pustu, dan Puskeskel melakukan pendataan terhadap warga yang membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan.

"Kami sudah minta kepada seluruh jajaran terkait untuk mengambil langkah cepat dalam menjaga kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat, serta memastikan aktivitas pelayanan publik tetap berjalan," kata dia.

Eva Dwiana juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker, khususnya ketika beraktivitas di luar rumah.

"Kami harap masyarakat memakai masker dan kacamata guna mengurangi dampak abu vulkanik untuk sementara waktu," kata dia.

Ia mengatakan bahwa sebagai langkah antisipasi menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada munculnya debu vulkanik di sejumlah wilayah. Pemkot Bandarlampung telah mengerahkan Tim Satuan Tugas untuk membersihkan debu vulkanik yang menempel di ruas-ruas jalan dan fasilitas umum.

"Pembersihan dilakukan secara berkala, termasuk dengan menyemprot ruas jalan setiap tiga jam. Penyemprotan tidak hanya dilakukan di jalan utama, tetapi juga menyasar jalan lingkungan agar debu vulkanik tidak mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...

Brantas Geng Kriminal, Peru Nyatakan Darurat Penjara

42 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Brantas Geng Kriminal, Peru...
Daerah
Erupsi Anak Krakatau: Banda...
Advertisement
Erupsi 25 Jam Berakhir! PVMBG: Anak Krakatau Masih Berbahaya, Status Siaga Masih Berlaku

Erupsi 25 Jam Berakhir! PVMBG: Anak Krakatau Masih Berbahaya, Status Siaga Masih Berlaku

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.