Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perum Bulog Sumut Nyatakan Realisasi Penyaluran Bantuan Pangan Capai 89,36 Persen

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 14:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perum Bulog Sumut Nyatakan Realisasi Penyaluran Bantuan Pangan Capai 89,36 Persen Doc: ANTARA
Ket. Pihak Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara bersama pemerintah kabupaten dan kota melakukan pengecekan kualitas dan kuantitas beras di Gudang Bulog, Medan, Sumut.

MEDAN – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyatakan realisasi penyaluran bantuan pangan berupa beras untuk keluarga penerima manfaat (KPM) mencapai sekitar 89,36 persen atau 46.628 ton dari pagu 52.177 ton.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, mengatakan penyaluran bantuan pangan tersebut sudah diberikan kepada 1.554.286 KPM penyaluran 1.739.256 KPM untuk alokasi Juli hingga September 2026.

"Kami optimistis bantuan pangan berupa 30 kilogram beras untuk diberikan penerima manfaat selesai sesuai jadwal pada September," ujar Budi di Medan, Minggu (27/9).

Ia mengatakan optimistis tersebut didasarkan pada penyaluran di sejumlah daerah di Sumut sudah lebih dari 90 persen maupun selesai penyaluran di antaranya Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Pakpak Bharat, Kota Gunungsitoli, Kota Binjai, Kota Tebingtinggi.

Lebih lanjut, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat guna mempercepat penyaluran bantuan pangan tersebut seperti pergantian penerima manfaat di daerah tersebut.

""Jadi, dapat dilakukan musyawarah dengan pihak desa atau kelurahan setempat untuk menentukan penerima manfaat pengganti pada desil 1 sampai desil 4 karena penerima sebelumnya telah meninggal dunia atau alasan lainnya," ucapnya.

Penyaluran bantuan pangan tersebut merupakan amanat pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dan diberikan secara langsung kepada penerima manfaat secara gratis.

Bulog Sumut mengimbau kepada penerima manfaat agar tidak menjual kembali bantuan pangan tersebut, karena bantuan beras dari pemerintah itu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

Serta, penyaluran bantuan pangan tersebut juga mendukung upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tingkat provinsi dan kabupaten/kota dalam menjaga ketersediaan pangan dan stabilitas harga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Mendikdasmen Targetkan Revi...
Daerah
Antisipasi Bencana, Pemerin...
Advertisement
Kerugian Sangat Besar , Peluang Medali Emas dari Juara Olimpiane Musnah karena Rizki Juniansyah Dilarang Bertanding

Kerugian Sangat Besar , Peluang Medali Emas dari Juara Olimpiane Musnah karena Rizki Juniansyah Dilarang Bertanding

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.