Kebiasaan Sederhana di Kamar Mandi Dapat Kurangi Pemborosan Air
📅 Minggu, 27 Sep 2026, 14:42 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA — Kebiasaan hidup yang lebih ramah lingkungan tidak selalu harus dimulai dari perubahan besar. Kamar mandi, misalnya, menjadi salah satu ruang di rumah yang dapat menjadi titik awal untuk menggunakan air dan energi secara lebih bijak.
Aktivitas mandi, penggunaan toilet, hingga pemilihan perlengkapan kamar mandi berkaitan dengan konsumsi sumber daya. Data U.S. Environmental Protection Agency (EPA) menunjukkan aktivitas mandi menyumbang hampir 17 persen penggunaan air rumah tangga.
Penggunaan air juga membutuhkan energi, terutama untuk proses pemompaan, pengolahan, dan pemanasan. Karena itu, pengurangan konsumsi air sekaligus pemilihan perangkat yang mendukung efisiensi dapat menjadi langkah sederhana yang dilakukan dari rumah.
Sejumlah produk rumah tangga kini juga mulai mengintegrasikan teknologi dan material tertentu untuk mendukung penggunaan sumber daya secara lebih efisien. Azko, misalnya, menghadirkan sejumlah perlengkapan kamar mandi yang menggabungkan fungsi tersebut dengan kebutuhan sehari-hari.
Memanfaatkan Aliran Air untuk Menyalakan LED
Teknologi Hydropower menjadi salah satu contoh bagaimana sumber daya yang sudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari dapat dimanfaatkan kembali. Teknologi ini diterapkan pada ACROZ Elysio Set Shower Mandi LED.
Produk tersebut memanfaatkan aliran air ketika shower digunakan untuk menghasilkan daya bagi lampu LED indikator. Dengan demikian, lampu indikator tidak membutuhkan baterai maupun sambungan listrik terpisah.
Selain indikator LED, shower ini dilengkapi indikator suhu air real-time dalam tiga warna dan fitur pengatur waktu. Pengguna juga dapat memilih empat pola aliran air, yakni pancuran hujan, pancuran genggam, pancuran jet, dan semprotan air.
Dari sisi penggunaan sehari-hari, indikator suhu dapat membantu pengguna mengetahui kondisi air sebelum digunakan, sementara pilihan pola aliran memungkinkan penyesuaian berdasarkan kebutuhan.
Pemanfaatan aliran air untuk menghasilkan energi bagi komponen LED memang bukan berarti seluruh kebutuhan energi rumah tangga dapat dihemat. Namun, teknologi tersebut menunjukkan bagaimana perangkat kamar mandi dapat dirancang dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia selama penggunaannya.
Pilih Volume Pembilasan Sesuai Kebutuhan
Selain mandi, toilet juga menjadi salah satu sumber penggunaan air di kamar mandi. Salah satu teknologi yang banyak digunakan untuk mengurangi penggunaan air adalah sistem dual flush.
Sistem tersebut memungkinkan pengguna memilih volume air pembilasan berdasarkan kebutuhan. Pada ACROZ Kloset Duduk Tornado Monoblock Washdown, misalnya, tersedia dua pilihan pembilasan, yakni 2,8 liter dan 4 liter.
Pilihan volume yang berbeda memberikan kesempatan bagi pengguna untuk tidak selalu menggunakan jumlah air yang sama dalam setiap pembilasan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!