Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Natuna Menerapkan Belajar dari Rumah di Subi dan Pulau Panjang

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 23:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Natuna Menerapkan Belajar dari Rumah di Subi dan Pulau Panjang Doc: Disdikbud Natuna
Ket. Arsip - Kepala Disdikbud Natuna Umar Wirahadi Kusuma Menjadi Pembina Upacara di di SMPN 2 Bunguran Timur Laut.

Natuna - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menerapkan kebijakan belajar dari rumah (BDR) bagi siswa di Kecamatan Subi dan Pulau Panjang sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kualitas udara yang memburuk dan berpotensi mengganggu pernapasan.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna Umar Wirahadi dikonfirmasi dari Natuna, Kamis, mengatakan kebijakan tersebut diberlakukan setelah adanya laporan bahwa indeks kualitas udara di Kecamatan Subi dan Pulau Panjang telah berada pada kategori berbahaya sejak Rabu (2/9).

Buruknya kualitas udara di wilayah tersebut disebabkan oleh kabut asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Pulau Kalimantan.

"Pelaksanaan proses belajar-mengajar secara tatap muka di satuan pendidikan terdampak dihentikan sementara dan dialihkan ke BDR," ucapnya.

Penghentian pembelajaran tatap muka, kata dia, berlaku mulai Kamis (3/9) hingga Sabtu (5/9) dan mencakup satuan pendidikan jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP).

Ia mengatakan, satuan pendidikan di wilayah terdampak telah diminta menyusun skema pembelajaran dari rumah agar kegiatan belajar siswa tetap berlangsung selama kebijakan tersebut diterapkan.

Menurut dia, pelaksanaan BDR dapat diperpanjang apabila kondisi kualitas udara belum membaik. Keputusan tersebut akan mempertimbangkan perkembangan laporan indeks kualitas udara dan kondisi kesehatan masyarakat di wilayah terdampak.

Dengan kebijakan tersebut, Pemkab Natuna berharap proses pembelajaran tetap berjalan tanpa mengabaikan keselamatan dan kesehatan peserta didik selama kondisi udara belum kembali normal.

"Selain kedua kecamatan itu, dua kecamatan lainnya, meliputi Serasan dan Serasan Timur telah lebih dulu melaksanakan BDR," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Zidane Buka Era Baru Pranci...
Ekonomi
Berpotensi Sentuh Level Rp1...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.