4.000 Bibit Tomat Ditanam di Palu, Pemkot Dorong Penguatan Sektor Pertanian.
📅 Senin, 31 Agu 2026, 00:00 WIB | Oleh: Yebdi TrismarPemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) mendukung penguatan sektor pertanian melalui penanaman 4.000 bibit tomat di Kelurahan Boyaoge, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.
"Jadi kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung Program Palu Mapan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi lahan pertanian produktif," kata Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin di Palu, Minggu.
Ia mengemukakan kawasan pertanian di Boyaoge merupakan lahan yang sudah lama dikelola oleh masyarakat dengan mengoptimalkan lahan yang masih tersedia tersebut.
"Lahan ini sebelumnya sudah lama dikelola oleh petani, harapannya lahan yang tersisa tetap kita manfaatkan secara maksimal," ucapnya.
Menurut dia, melalui penanaman tomat menjadi langkah nyata Pemkot Palu dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus menunjang keberhasilan Program Palu Mapan yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah.
"Kegiatan penanaman bibit tomat ini bagian dari upaya menunjang Program Palu Mapan yang menjadi salah satu program Pemerintah Kota Palu," sebutnya.
Bibit tomat yang ditanam merupakan jenis yang telah diusulkan dan sesuai dengan kebutuhan para petani.
"Untuk pemilihan komoditas ini juga mempertimbangkan kondisi lahan di Kelurahan Boyaoge agar dapat memberikan hasil produksi yang optimal," kata dia.
Imelda menyebutkan tanaman tomat tersebut akan memasuki masa panen sekitar dua bulan mendatang atau pada akhir Oktober 2026.
"Harapannya seluruh hasil panennya bisa langsung dipasarkan kepada pengecer, bukan melalui tengkulak. Pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan sehingga petani memperoleh nilai jual yang lebih baik," ujarnya.
Ia menjelaskan penanaman 4.000 bibit tomat sebagai salah satu penopang ketahanan pangan daerah.
"Pada intinya Pemkot Palu terus memberikan pendampingan kepada petani, mulai dari proses budidaya hingga pemasaran hasil panen," tutur Imelda.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!