30 Perusahaan Raih IQSA Awards 2026, Penguatan Ekosistem K3 Jadi Sorotan
📅 Senin, 31 Agu 2026, 09:30 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA – Sebanyak 30 perusahaan dari berbagai sektor industri di Indonesia menerima penghargaan Indonesia QHSE for Business Sustainability Awards 2026 (IQSA Awards 2026). Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen perusahaan dalam menerapkan aspek Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE) secara konsisten dan berkelanjutan.
Malam penghargaan IQSA Awards 2026 yang digelar Majalah Business Asia Indonesia berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (28/8/2026). Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, IQSA Awards 2026 mengangkat tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional Menuju Keberlanjutan Ekonomi”.
Tema itu menyoroti pentingnya kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, pekerja, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam memperkuat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan yang dinilai mampu mengintegrasikan aspek QHSE dalam kegiatan operasional sekaligus membangun budaya keselamatan di lingkungan kerja.
Ketua Dewan Juri IQSA 2026, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K., mengatakan penerapan QHSE memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan mendukung keberlanjutan bisnis.
Menurut dia, perkembangan teknologi juga membuka peluang baru bagi perusahaan untuk meningkatkan pengelolaan K3. Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), robotika, otomatisasi, big data, hingga teknologi wearable mulai digunakan dalam berbagai aktivitas pekerjaan.
Teknologi tersebut tidak hanya berfungsi meningkatkan efisiensi, tetapi juga mengubah cara perusahaan menjalankan pekerjaan, mengambil keputusan, serta mengidentifikasi dan mengendalikan risiko di tempat kerja.
“Dalam konteks Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3, perubahan ini membawa peluang yang sangat besar,” tutur Prof. Indri yang merupakan Guru Besar Tetap bidang ilmu K3 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia melalui siaran pers pada Senin (31/8).
Ia mengatakan IQSA Awards tidak hanya memberikan apresiasi terhadap kepatuhan perusahaan terhadap standar keselamatan, tetapi juga mendorong munculnya inovasi dalam penerapan K3. Penerapan K3 secara berkelanjutan perlu ditopang kepatuhan terhadap regulasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta kolaborasi antarpemangku kepentingan.
“Karena keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan budaya yang harus dibangun bersama demi masa depan yang lebih baik,” ucapnya.

Wakil Ketua Dewan Juri IQSA 2026, Dr. Ir. Patuan Alfon Simanjuntak, MM, MKKK, IPU, ASEAN Eng. (Dok. Majalah Business Asia Indonesia)
Penerapan K3 Perlu Dievaluasi
Direktur Bina Pengawasan Ketenagakerjaan dan Pengujian K3 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Muhammad Idham, mengatakan IQSA Awards 2026 dapat menjadi salah satu instrumen bagi perusahaan untuk melihat dan mengevaluasi penerapan K3 di lingkungan kerja masing-masing.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!