Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Simak Ini! Peraih Nobel Ungkap Modal Besar Indonesia Hadapi Perubahan: Kekayaan Budaya Jadi Kunci

📅 Senin, 31 Agu 2026, 09:53 WIB | Oleh:
Simak Ini! Peraih Nobel Ungkap Modal Besar Indonesia Hadapi Perubahan: Kekayaan Budaya Jadi Kunci Doc: Antara foto/HO-Humas Megawati Institute
Ket. Peraih Nobel Ekonomi 2024 Prof. James A. Robinson dalam diskusi yang digelar Megawati Institute di Jakarta, Sabtu (29/8).

JAKARTA - Peraih Nobel Ekonomi 2024 Prof. James A. Robinson menilai pengalaman sejarah dan kekayaan kebudayaan Indonesia dapat menjadi pijakan penting bagi bangsa dalam menghadapi perubahan dunia.

Direktur Megawati Institute Hilmar Farid mengatakan Robinson dalam diskusi yang digelar Megawati Institute di Jakarta, Sabtu (29/8) melihat Indonesia memiliki pengalaman politik yang khas karena dibentuk oleh sejarah, kebudayaan, dan keberagaman masyarakatnya.

“Pancasila menjadi bagian penting dari bagaimana bangsa yang sangat beragam ini dapat hidup bersama. Prof. Robinson melihat pengalaman Indonesia ini sebagai sesuatu yang menarik, bahkan menyebut Indonesia sebagai semacam political miracle,” kata Hilmar, dikutip di Jakarta, Senin.

Lebih lanjut, Hilmar menyampaikan bahwa pengalaman Indonesia tersebut menjadi menarik ketika dibandingkan dengan berbagai negara yang selama ini menjadi objek penelitian Robinson. Ia mengatakan bahwa setiap negara memiliki perjalanan sejarah, institusi, serta karakter masyarakat yang berbeda sehingga tidak ada satu model pembangunan yang dapat diterapkan secara seragam.

“Karena itu, menurut saya, pertanyaan yang penting bukan negara mana yang harus kita tiru. Justru, kita perlu kembali melihat apa yang kita punya, bagaimana sejarah kita, kebudayaan kita, dan institusi seperti apa yang paling sesuai dengan masyarakat Indonesia,” ujar Hilmar.

Hilmar pun menilai cara pandang tersebut semakin relevan ketika dunia tengah menghadapi berbagai perubahan dan mulai mempertanyakan kembali model pembangunan yang selama ini dianggap mapan.

Dalam konteks Indonesia, menurut Hilmar, kondisi tersebut menjadi kesempatan untuk kembali melihat kekuatan yang dimiliki bangsa, termasuk pengalaman sejarah dan kebudayaan yang telah membentuk kehidupan masyarakat. Ia mengatakan kekayaan tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai warisan masa lalu, tetapi juga dapat menjadi sumber pemikiran dalam menentukan arah pembangunan Indonesia ke depan.

Ia menambahkan bahwa pembahasan mengenai masa depan Indonesia tidak cukup hanya berpusat pada figur, tetapi juga perlu memperhatikan kekuatan institusi dan masyarakat.

“Seseorang bisa datang dan pergi, tetapi institusilah yang membuat sebuah sistem dapat bertahan dengan baik. Jadi jangan hanya berpikir siapa pemimpinnya. Kita juga harus memikirkan seberapa kuat institusinya dan seberapa kuat masyarakatnya,” kata Hilmar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Inovatif, Ada Layanan Mobil...
Daerah
Banjir Bandang Rusak Perkan...

Rupiah Masih Rentan - 22 September 2026

51 menit yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 22 Se...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.