Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Expo UMKM Kudus Digelar, Transaksi Ditargetkan Tembus Rp500 Juta

3 Minggu, 20 Sep 2026, 17:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Expo UMKM Kudus Digelar, Transaksi Ditargetkan Tembus Rp500 Juta Expo UMKM Kudus Digelar, Transaksi Ditargetkan Tembus Rp500 Juta Doc: Antara
Ket. Sejumlah warga tengah memadati sejumlah gerai pada ajang Kudus Expo UMKM 2026 di Alun-Alun Kudus, Jawa Tengah, Minggu (20/9).

Kudus - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menggelar pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan melibatkan 63 pelaku usaha dari berbagai sektor sebagai ajang promosi sekaligus mendorong pelaku usaha lokal agar semakin berkembang dan naik kelas.

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris mengatakan pameran tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah memberikan ruang pemasaran bagi pelaku UMKM yang sebelumnya telah mengikuti berbagai program pelatihan.

"Pameran UMKM ini memang dalam rangka mendorong mereka untuk semakin berkembang dan berdaya saing, setelah sebelumnya mengikuti berbagai pelatihan," kata Sam'ani di Kudus, Minggu (20/9).

Menurut dia, keikutsertaan dalam pameran diharapkan dapat membuat produk UMKM semakin dikenal masyarakat. Dengan semakin luasnya pengenalan produk, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan transaksi penjualan sekaligus memperluas pasar.

Humas Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kudus Satriya Agus Himawan mengatakan Kudus Expo UMKM 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 September 2026, di Alun-Alun Kudus.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menyediakan sebanyak 63 gerai yang diisi pelaku UMKM dari sejumlah bidang, antara lain kuliner, ekonomi kreatif (ekraf), serta fesyen.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 45 gerai diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang sebelumnya telah mengikuti berbagai pelatihan. Rinciannya, sebanyak 20 pelaku UMKM bergerak di sektor kuliner, 15 pelaku usaha di sektor ekraf, dan 10 pelaku usaha di bidang fesyen.

Sementara itu, sebanyak 18 gerai lainnya diperuntukkan bagi pelaku usaha fesyen yang tergabung dalam Kudus Fashion Kudus (KFK).

Satriya mengatakan pameran tersebut tidak hanya menjadi tempat untuk menjual produk, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi dan kreativitas pelaku usaha lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi kreativitas dan potensi lokal Kudus, khususnya di bidang fesyen dan UMKM," ujarnya.

Ia berharap semakin dikenalnya produk lokal Kudus dapat mendorong pertumbuhan usaha para peserta. Pelaku UMKM juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas bisnis sehingga lebih mudah mengakses dukungan permodalan dari lembaga perbankan.

"Harapannya, mereka bisa naik kelas, sehingga bisa mengakses permodalan dari lembaga perbankan," katanya.

Untuk pelaksanaan pameran selama tiga hari tersebut, panitia menargetkan nilai transaksi penjualan dapat mencapai lebih dari Rp500 juta.

Menurut Satriya, target tersebut sejalan dengan tujuan kegiatan untuk memperluas pemasaran produk UMKM sekaligus memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah kepada masyarakat.

Ia menilai pameran UMKM dan gelaran fesyen dapat menjadi momentum untuk mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen secara langsung, sekaligus membuka peluang pasar baru bagi produk lokal Kudus.

"Harapannya, kegiatan seperti ini tidak hanya menarik untuk dinikmati, tetapi juga memberikan dampak bagi pelaku UMKM dan produk lokal Kudus," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Gardu Portal PLN Roboh dan ...
Ekonomi
Stok Cadangan Beras Nasiona...

Uji Publik Calon Anggota KND

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Uji Publik Calon Anggota KND

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Pemerintah Siapkan Stimulus...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.