Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Jateng Minta Pemkab dan Pemkot Mitigasi Tuntutan dan Persoalan Masyarakat

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 05:47 WIB | Oleh:
Pemprov Jateng Minta Pemkab dan Pemkot Mitigasi Tuntutan dan Persoalan Masyarakat Doc: antara foto
Ket. Masyarakat menggelar unjuk rasa.

SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) meminta jajaran pemerintah kabupaten/kota untuk memitigasi berbagai persoalan, tuntutan, dan aspirasi masyarakat untuk bisa diselesaikan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Jateng Iwannuddin Iskandar di Semarang, Rabu (26/8), mengatakan langkah itu dilakukan agar aspirasi warga dapat dikomunikasikan dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

Melalui seluruh Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kabupaten/kota, kata dia, Pemprov Jateng telah meminta melakukan mitigasi berbagai persoalan tersebut.

"Intinya ada menjaga kondusivitas, dan berkaitan dengan aduan-aduan masyarakat disana itu direspon dengan baik," katanya.

Menurut dia, setiap kepala daerah memiliki kewajiban untuk mengayomi masyarakat di wilayah masing-masing.

Jika persoalan menjadi kewenangan kabupaten/kota, kata dia, maka harus diselesaikan di daerah. Sedangkan persoalan yang menjadi kewenangan provinsi maupun pemerintah pusat akan diteruskan sesuai jalurnya.

"Jangan sampai ke mana-mana. Artinya kan itu warga daerah, juga warga provinsi, juga warga Indonesia. Tolong sama-sama punya kewenangan, kepala daerah itu dieman (dijaga) warganya," kata Iwanuddin.

Berkaitan dengan rencana keberangkatan rombongan warga Pati menuju ke Jakarta untuk mengikuti aksi demo pada 27 Agustus 2026, ia mengaku belum mengetahui secara pasti.

Ia mengatakan informasi mengenai keberangkatan warga Pati tersebut baru diketahui melalui media sosial dan pemberitaan.

"Kami belum tahu, tapi kami memantau melalui media sosial. Prinsipnya, penyampaian aspirasi itu dijamin undang undang," katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menyampaikan aspirasi secara baik dan sesuai aturan.

Apalagi, kata dia, Jateng akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional di Kota Semarang pada September mendatang.

"Mari kita dukung Jawa Tengah kondusif. Seluruh aspirasi itu baik, tapi aspirasi yang baik itu, salah satunya adalah dalam penyampaian pendapat dengan yang baik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Daftar Jalan dan Ikon Jakarta yang Gelap Dampak Pemadaman Lampu Sabtu Besok

Daftar Jalan dan Ikon Jakarta yang Gelap Dampak Pemadaman Lampu Sabtu Besok

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.