Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KTM dan Gombong Culture Festival Dibuka, Menkop Ferry Juliantoro: Benteng Van Der Wijck Akan Jadi Ikon Pariwisata dan Ekonomi Kebumen Bakal Berkembang

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 17:07 WIB | Oleh:
KTM dan Gombong Culture Festival Dibuka, Menkop Ferry Juliantoro: Benteng Van Der Wijck Akan Jadi Ikon Pariwisata dan Ekonomi Kebumen Bakal Berkembang Doc: istimewa
Ket. Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantoro saat meresmikan hajat besar bernama Kebumen Travel Mart (KTM) dan Gombong Culture Festival di panggung dalam Benteng Van Der Wijck, Gombong, Kebumen, Jateng, Kamis (27/8) siang.

GOMBONG - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantoro berjanji untuk mengajak Menteri Kebudayaan Fadli Zon datang ke Benteng Van Der Wijck di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) mengingat nilai sejarah dan budayanya yang sangat tinggi.

Nantinya, akan meminta Menbud untuk menjadikan benteng ini sebagai pusat kegiatan budaya, pariwisata, dan pendidikan. Bila semua ini berjalan multi pengaruhnya akan berdampak pada kemajuan ekonomi, sebab UMKM bergerak dengan datangnya wisatawan dari Nusantara dan mancanegara.

“Saya baru tahu betapa luar biasanya Benteng Van DerWijck ini. Dari sisi struktur bangunan, benteng ini masih kokoh sekali. Tinggal kita sedikit merevonasi semua nilai dan fungsinya,” ujar Menko Ferry ketika memberikan sambutan sekaligus meresmikan hajat besar bernama Kebumen Travel Mart(KTM) dan Gombong Culture Festival di panggung dalam Benteng Van Der Wijck, Gombong, Kebumen, Jateng, Kamis (27/8) siang.

Kebumen Travel Mart(KTM) dan Gombong Culture Festival yang akan berlangsung hingga Sabtu (29/8) ini selain dihadiri Menkop Ferry Juliantoro, juga Pangdam IV Diponegoro Mayjen Achiruddin, Bupati Kebumen Lilis Suryani, buyer dari Malaysia dan Buneri Darussalam, seller dari sejumlah kota di Indonesia, serta para kepala desa, lurah, dan camat se-Kabupaten Kebumen.

Benteng Van Der Wijck yang dibangun sekitar 1884 seakan hidup kembali. Panggung besar menggelegar hiburan pembukaan kesenian dari Gombong-Kebumen yang kemudian diikuti seremoni sambutan sejumlah pihak. Sejak pagi kirab budaya yang diikuti ratusan peserta mengguncang wilayah Gombong.

Kirap budaya berhenti di depan benteng. Sedangkan tenda-tenda stand berjejer di sisi jalan menuju benteng dan juga di areal sekitar benteng yang membuat acara ini semakin meriah. Begitu juga stand dari para sponsor dan donatur cukup menyita perhatian publik seperti dari Grup Artha Graha yang menampilkan aplikasi Qoin, Electronic City, lalu PLN, Gas Negara, Badan Pangan Nasional, dan sebagainya.

Menkop Ferry membandingkan sebuah gedung di Tasikmalaya, Jabar, tempat penyelengaraan Kongres Koperasi Pertama di Indonesi pada 11-14 Juli 1947. “Tahun ini kami bersama Menteri Kebudayaan, Fadli Zon datang ke gedung tersebut di Tasikmalaya memperingati kongres koperasi pertama, sekaligus menetapkan gedung tersebut sebagai warisan budaya yang dilindungi. Dibandingkan gedung tempat kongres koperasi pertama di Tasikmalaya, Benteng Van Der Wijc jauh lebih baik dari sisi bangunan sipil. Jadi Menteri Fadli Zon memang harus ke sini,” ujarnya.

Menyinggung peran Kabupaten Kebumen dalam perkembangan koperasi di Tanah Air, Menkop Ferry mengungkapkan, koperasi pertama lahir di Kebumen 16 Desember 1886 yang didirikan oleh Raden Aria Wiraatmadja yang saat itu bernam Bank Simpan Pinjam dengan tujuan menolong para pegawai negeri dan kaum priyayi pribumi dari jerat bunga tinggi rentenir.

Dalam kaitan ini, sebagai Menkop, Ferry menyarankan agar organisasi IWAKK WALLET-EMAS (Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen-Wani Lan Ulet - Eling Maring Asale) untuk mendirikan koperasi dan kemudian komperasi yang akan dibentuk ini membantu pelaku UMKM untuk berkembang bahkan bisa ekspor ke luar negeri.

“Demi mempercepat pembentukan Koperasi IWAKK WALLET-EMAS, secara prinadi, saya membantu sebesar Rp100 juta rupiah. Selain itu agar istri saya yang asli Kebumen tambah sayang,” ucap Menkop Ferry sambil tertawa.

Dikatakan Menkop, penyelenggaraan KTM dan Gombong Culture Festival 2026 ini juga sejalan dengan program dan tujuan Kemenkop yakni meningkatkan usaha koperasi, UMKM, serta mendorong pariwisata serta kegiatan kreatif dalam bidang ekonomi kerakyatan ini.

Masih menyinggung peran sejarah Kabupaten Kebumen, Ferry yang kader Parai Gerindra ini mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto adalah orang Kebumen, sebab ayahnya, Sumitro Djojohadikusumo lahir di Kabupaten Kebumen dan kakeknya juga lahir di Banyumas. “Jadi, Presiden Prabowo itu asli Kebumen,” katanya.

Turun Gunung

Ketua Panitia KTM dan Gombong Culture Festival 2026 Wahid Supriyadi dalam sambutannya melaporkan pelaksanaan KTM ini dan bagaimana ide atau gagasan awal pelaksanaan event besar ini dimulai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum
    Preview komentar:
    Raja Pagi Sinurat adalah anak kedua dari Raja ...
  • PLTS Didorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Hijau
    Preview komentar:
    Pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 GWp ini tentu ...
  • Karawang Punya 9 Kawasan Industri, Warga Lokal Disiapkan Jadi Tenaga Kerja
    Preview komentar:
    Membaca ulasan positif mengenai komitmen Pak Bupati ini ...

Banjir bandang Parigi Moutong

2 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Banjir bandang Parigi Moutong
Link CCTV Pantau Demo 27 Agustus 2026 di DPR Jakarta, Cek Kondisi Jalan secara Live

Link CCTV Pantau Demo 27 Agustus 2026 di DPR Jakarta, Cek Kondisi Jalan secara Live

27 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.