Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati! Penelitian Ungkap Cangkir Biodegradable Sekali Pakai Ternyata Hasilkan Lebih Banyak Mikroplastik

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 19:54 WIB | Oleh:
Hati-hati! Penelitian Ungkap Cangkir Biodegradable Sekali Pakai Ternyata Hasilkan Lebih Banyak Mikroplastik Doc: Xinhua
Ket. Ilustrasi seorang wanita menikmati latte.

SYDNEY, AUSTRALIA - Cangkir kertas sekali pakai yang digunakan untuk pesanan kopi takeaway dan minuman panas lainnya dapat melepaskan jutaan partikel mikroplastik saat terpapar cairan panas, demikian ungkap sebuah penelitian terbaru.

Tim peneliti dari Universitas Queensland (UQ) Australia meneliti cangkir sekali pakai yang dilapisi dengan polietilena (polyethylene/PE) berbasis fosil dan asam polilaktat (polylactic acid/PLA), sejenis plastik yang dapat terurai secara hayati (biodegradable). Mereka menemukan bahwa dalam percobaan, cangkir yang dilapisi PLA melepaskan total massa partikel sekitar 12 kali lebih tinggi dibandingkan cangkir yang dilapisi PE, papar pernyataan UQ yang dirilis pada Kamis (27/8).

"Cangkir yang sebagian besar terbuat dari kertas tidak berarti cangkir tersebut bebas plastik, karena banyak di antaranya mengandung lapisan plastik tipis untuk memberikan ketahanan terhadap air dan menjaga keutuhan strukturnya," papar Elvis Okoffo, peneliti dari UQ.

Dia menambahkan bahwa cangkir kertas sekali pakai digunakan di seluruh dunia untuk minuman kopi, teh, dan minuman panas lainnya.

Penelitian tersebut, yang telah diterbitkan di dalam jurnal ACS Food Science & Technology, mengukur sekitar 4,3 juta nanopartikel per mililiter dari cangkir berlapis PLA, dibandingkan dengan 2,7 juta nanopartikel per mililiter dari cangkir berlapis PE. Ukuran nanopartikel itu kira-kira 1.000 kali lebih tipis daripada sehelai rambut manusia.

Temuan-temuan tersebut menambah bukti yang semakin banyak bahwa produk plastik yang digunakan untuk penyimpanan dan penyiapan makanan merupakan sumber paparan plastik yang signifikan pada manusia yang masuk melalui jalur pencernaan, namun sering kali diabaikan, kata Okoffo.

Kendati demikian, dia mengatakan hasil tersebut tidak serta-merta berarti masyarakat harus berhenti menggunakan cangkir kertas atau bahwa PLA pada dasarnya tidak aman, seraya menuturkan bahwa dampak partikel plastik terhadap kesehatan manusia masih belum jelas.

Para peneliti menyerukan kepada badan pembuat regulasi untuk mempertimbangkan panduan keselamatan atau label peringatan pada bahan-bahan yang bersentuhan langsung dengan makanan. Para peneliti juga mengatakan bahwa produsen dapat mengembangkan lapisan dalam cangkir yang melepaskan lebih sedikit partikel plastik saat terpapar cairan panas. Ant/xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Daerah
Bantul Punya Strategi Baru ...
Megapolitan
Kabar Baik, Anak Disabilita...
Megapolitan
Ada Insiden Truk Tabrak Sep...
Advertisement
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sudah Habis, Termasuk Royal Box!

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sudah Habis, Termasuk Royal Box!

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.