Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Papua Dorong Pengembangan Potensi Ekonomi Sektor Perikanan dengan Perkuat Produksi

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 06:03 WIB | Oleh:
Pemprov Papua Dorong Pengembangan Potensi Ekonomi Sektor Perikanan dengan Perkuat Produksi Doc: antara foto
Ket. Pengembangan sektor perikanan di Provinsi Papua.

JAYAPURA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, terus fokus mengembangkan potensi ekonomi sektor kelautan dan perikanan melalui penguatan produksi, pengelolaan hasil tangkapan serta pembukaan peluang investasi guna meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Iman Djuniawal di Jayapura, Sabtu (19/9), mengatakan Papua memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar, sehingga perlu dikelola secara lebih optimal dan terintegrasi.

"Untuk itu, pengembangan sektor tersebut tidak hanya diarahkan pada peningkatan produksi, tetapi juga harus penguatan rantai usaha dari hulu hingga hilir agar hasil perikanan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi daerah dan masyarakat," katanya.

Menurut Iman, oleh sebab itu pihaknya terus mendorong potensi kelautan dan perikanan yang ada dapat dikembangkan secara optimal, sehingga memberikan nilai tambah dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

"Salah satu upaya yang dilakukan yakni membuka ruang kerja sama dengan investor untuk mengembangkan berbagai potensi komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar," ujarnya.

Dia menjelaskan karena itu pemerintah mendorong penguatan kelompok nelayan dan sistem rantai dingin untuk menjaga kualitas hasil tangkapan sejak dari lokasi produksi hingga sampai ke pasar.

"Selain itu, juga pengembangan sarana pendukung, modernisasi alat tangkap dan armada nelayan dinilai penting untuk menjaga kontinuitas produksi sekaligus meningkatkan daya saing hasil perikanan Papua," katanya lagi.

Dia menambahkan pihaknya ingin pengelolaan ini terintegrasi dari hulu sampai hilir, sehingga hasil tangkapan masyarakat tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat memberikan nilai tambah.

"Kami berharap kolaborasi pemerintah, nelayan, pelaku usaha, investor dan pemangku kepentingan lainnya dapat mempercepat pengembangan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru di Papua," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.