Amerika Serikat Perketat Tekanan Ekonomi terhadap Iran
📅 Kamis, 27 Agu 2026, 02:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiPasar juga mendapat sentimen positif dari perkembangan diplomasi. Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi melaporkan pertemuan yang "sangat positif dan produktif" dengan Presiden Iran. Ia mengatakan momentum tersebut diharapkan dapat membuka jalan menuju kemajuan lebih lanjut dan perdamaian yang lebih permanen di kawasan.
Saham-saham Wall Street juga ditutup menguat, dengan indeks S&P 500 naik 0,3 persen.
Namun, Chris Low dari FHN Financial mengingatkan investor agar tidak mengabaikan dampak perang dagang AS-Kanada setelah Kanada memberlakukan tarif balasan terhadap barang-barang AS sebesar 15 hingga 50 persen.
"Mungkin ada anggapan keliru bahwa karena sudah ada tarif yang berlaku, maka hal itu tidak akan banyak berpengaruh," kata Low. "Tetapi itu adalah kesalahan karena tarif yang diberlakukan selama akhir pekan jauh lebih luas dan jauh lebih besar daripada tarif yang ada sebelumnya."
Sebaiknya Anda baca juga:
Pasar utama Eropa mayoritas juga ditutup menguat, kecuali Paris yang melemah tipis. Investor menilai meredanya tekanan ekonomi terhadap Iran memberikan sedikit ruang bagi pasar untuk pulih.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!