Harga Ikan Naik, Telur Ayam Jadi Alternatif Lauk Favorit Warga Gorontalo.
📅 Rabu, 26 Agu 2026, 11:25 WIB | Oleh: Yebdi TrismarMenurut dia, lonjakan permintaan terjadi terutama saat pelaksanaan tradisi walima dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gorontalo yang biasa dilaksanakan dalam jangka 25-31 September.
Telur campur merupakan telur ayam yang dalam satu baknya terdiri atas berbagai ukuran dan tidak disortir berdasarkan keseragaman ukuran.
Putri mengatakan telur campur banyak dibeli pedagang untuk dijual kembali, karena dapat disortir dan dipasarkan dengan harga berbeda sesuai ukurannya.
“Biasanya pedagang mengambil 50 sampai 100 bak. Kalau telur campur lebih menguntungkan karena bisa dijual kembali sesuai ukurannya,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Putri, peningkatan permintaan dalam jumlah besar pada momentum tertentu turut memengaruhi harga karena pasokan tidak dapat langsung menyesuaikan dengan lonjakan kebutuhan.
Lapak Aisyah memasok telur ayam lokal secara partai dan eceran, dengan harga yang mengacu pada harga di tingkat kandang.
Sebagian pasokan berasal dari kandang milik sendiri di Kecamatan Isimu, Kabupaten Gorontalo.
Distribusi telur juga dilakukan di Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, Kota Gorontalo dengan dukungan lima unit kendaraan canvass.
Putri memperkirakan harga telur masih berpotensi naik menjelang akhir tahun jika permintaan kembali meningkat.
Ia mengatakan ketersediaan pasokan perlu dijaga, agar peningkatan permintaan tidak semakin mendorong kenaikan harga telur di tingkat perdagangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!