Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Indikasi Janggal? Polres Blitar Kota Usut Tuntas Pola Penjualan Pertalite di Blitar

📅 Selasa, 20 Okt 2026, 02:35 WIB | Oleh:
Ada Indikasi Janggal? Polres Blitar Kota Usut Tuntas Pola Penjualan Pertalite di Blitar Doc: ANTARA/ HO-Polres Blitar Kota
Ket. Aparat Polres Blitar Kota saat sidak ke SPBU di Kota Blitar, Jawa Timur, Senin (19/10).

BLITAR - Jajaran Kepolisian Resor Blitar Kota, Jawa Timur, mendalami mekanisme penjualan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di SPBU dekat Kebonrojo, Kota Blitar, Jawa Timur, setelah jalur pengisian bahan bakar tersebut ditutup pada jam tertentu meski stok masih tersedia.

Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Blitar Kota Ipda Aristoteles Urat Natogu Sirait mengatakan pihaknya masih memeriksa prosedur operasional standar (SOP) pengaturan penjualan BBM jenis Pertalite di SPBU Kebonrojo, Kota Blitar.

"Yang di SPBU Kebonrojo masih kami dalami SOP-nya. Kalau mungkin ada indikasi mencurigakan akan kami tindak lanjuti. Tetap akan dilaksanakan penyelidikan," kata Aristoteles di Blitar, Senin (19/10).

Pihaknya sudah melakukan pemantauan langsung di Kebonrojo tersebut. Selain itu, pemantauan juga dilakukan di SPBU Jalan Kalimantan dan SPBU Kenari, Kota Blitar, untuk memeriksa ketersediaan BBM sekaligus menelusuri penyebab antrean kendaraan.

Aristoteles menjelaskan antrean tersebut ternyata dipengaruhi pengurangan pasokan BBM dari sebelumnya sekitar 16 kiloliter (KL) menjadi 8 KL per SPBU per hari. Pengurangan pasokan itu berkaitan dengan keterbatasan pasokan di wilayah Malang dan sekitarnya.

Meski pasokan berkurang, ia mengatakan distribusi BBM ke Kota Blitar masih berlangsung setiap hari. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan menghindari pembelian secara berlebihan.

Polisi masih mendalami mekanisme pengaturan penjualan di SPBU Kebonrojo, Kota Blitar, untuk memastikan pelaksanaannya sesuai prosedur serta menentukan langkah lebih lanjut apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

Sementara itu, Pengawas SPBU Kebonrojo Khoirul Huda menjelaskan penjualan Pertalite di SPBU tempatnya berkerja untuk saat ini diatur dalam tiga sif, yakni pukul 06.00 WIB, 14.00 WIB, dan 20.00 WIB. Setiap sif mendapat alokasi penjualan sekitar 2.500 liter dari total 7.500 liter per hari.

Menurut Khoirul, pengaturan jadwal tersebut bertujuan mencegah antrean kendaraan meluas hingga ke jalan raya dan mengganggu arus lalu lintas.

"Kalau di los (dibiarkan) nanti antrean mengular ke jalan dan menyebabkan kemacetan. Makanya agar semua sif jualan dan masyarakat bisa menyesuaikan," katanya.

Khoirul membenarkan pasokan BBM jenis Pertalite ke SPBU Kebonrojo Blitar, berkurang sejak sepekan terakhir. Jika sebelumnya pasokan mencapai 16.000 liter per hari, kini SPBU tersebut menerima sekitar 8.000 liter per hari.

"Setiap hari di drop 8.000 liter, makanya ya kami atur seperti itu untuk menghindari kemacetan. Ini dikurangi sudah seminggu ini," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

PSG Incar Celah Pertahanan Barcelona

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
PSG Incar Celah Pertahanan ...

Lumayan, Transportasi Jakarta Terbaik Nomor 15

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lumayan, Transportasi Jakar...
Megapolitan
Tangerang Perkuat Transpara...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.