Polisi Periksa Pengaturan Penjualan Pertalite di Blitar Usai Pasokan BBM Turun Separuh
📅 Selasa, 20 Okt 2026, 00:30 WIB | Oleh: Tim PenulisBlitar - Jajaran Kepolisian Resor Blitar Kota, Jawa Timur, mendalami mekanisme penjualan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di SPBU dekat Kebonrojo, Kota Blitar, Jawa Timur, setelah jalur pengisian bahan bakar tersebut ditutup pada jam tertentu meski stok masih tersedia.
Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Blitar Kota Ipda Aristoteles Urat Natogu Sirait mengatakan pihaknya masih memeriksa prosedur operasional standar (SOP) pengaturan penjualan BBM jenis Pertalite di SPBU Kebonrojo, Kota Blitar.
"Yang di SPBU Kebonrojo masih kami dalami SOP-nya. Kalau mungkin ada indikasi mencurigakan akan kami tindak lanjuti. Tetap akan dilaksanakan penyelidikan," kata Aristoteles di Blitar, Senin (19/10).
Pihaknya sudah melakukan pemantauan langsung di Kebonrojo tersebut. Selain itu, pemantauan juga dilakukan di SPBU Jalan Kalimantan dan SPBU Kenari, Kota Blitar, untuk memeriksa ketersediaan BBM sekaligus menelusuri penyebab antrean kendaraan.
Aristoteles menjelaskan antrean tersebut ternyata dipengaruhi pengurangan pasokan BBM dari sebelumnya sekitar 16 kiloliter (KL) menjadi 8 KL per SPBU per hari. Pengurangan pasokan itu berkaitan dengan keterbatasan pasokan di wilayah Malang dan sekitarnya.
Meski pasokan berkurang, ia mengatakan distribusi BBM ke Kota Blitar masih berlangsung setiap hari. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan menghindari pembelian secara berlebihan.
Polisi masih mendalami mekanisme pengaturan penjualan di SPBU Kebonrojo, Kota Blitar, untuk memastikan pelaksanaannya sesuai prosedur serta menentukan langkah lebih lanjut apabila ditemukan indikasi pelanggaran.
Sementara itu, Pengawas SPBU Kebonrojo Khoirul Huda menjelaskan penjualan Pertalite di SPBU tempatnya berkerja untuk saat ini diatur dalam tiga sif, yakni pukul 06.00 WIB, 14.00 WIB, dan 20.00 WIB. Setiap sif mendapat alokasi penjualan sekitar 2.500 liter dari total 7.500 liter per hari.
Menurut Khoirul, pengaturan jadwal tersebut bertujuan mencegah antrean kendaraan meluas hingga ke jalan raya dan mengganggu arus lalu lintas.
"Kalau di los (dibiarkan) nanti antrean mengular ke jalan dan menyebabkan kemacetan. Makanya agar semua sif jualan dan masyarakat bisa menyesuaikan," katanya.
Khoirul membenarkan pasokan BBM jenis Pertalite ke SPBU Kebonrojo Blitar, berkurang sejak sepekan terakhir. Jika sebelumnya pasokan mencapai 16.000 liter per hari, kini SPBU tersebut menerima sekitar 8.000 liter per hari.
"Setiap hari di drop 8.000 liter, makanya ya kami atur seperti itu untuk menghindari kemacetan. Ini dikurangi sudah seminggu ini," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!