Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!
📅 Minggu, 23 Agu 2026, 21:25 WIB | Oleh: AlfredBALIKPAPAN - Tim gabungan lintas instansi bergerak cepat memadamkan kebakaran lahan gambut seluas tiga hektare di kilometer 31 Ruas Tol Balikpapan–Samarinda, Kelurahan Sungai Merdeka, Samboja Barat, Kalimantan Timur, Sabtu (22/8) malam.
Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid di Samboja, Minggu, menegaskan bahwa koordinasi cepat antar instansi menjadi faktor utama keberhasilan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut.
"Begitu menerima informasi, personel langsung kami turunkan dan berkoordinasi dengan unsur lain untuk bertindak bersama. Setelah api berhasil dikendalikan, kami tetap memantau untuk memastikan kondisi benar-benar aman,” ujarnya.
Yazid menjelaskan, kebakaran tersebut mendapat penanganan prioritas karena lokasinya yang sangat dekat dengan jalan tol, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan para pengguna jalan akibat kepulan asap.
Mengenai penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian menyatakan masih dalam proses penyelidikan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, dugaan sementara mengarah pada kondisi kemarau panjang dan cuaca ekstrem yang membuat vegetasi lahan sangat kering dan mudah terbakar.
Berdasarkan kronologi kejadian, titik api pertama kali terlihat di STA 31.400, RT 005 Kelurahan Sungai Merdeka sekitar pukul 19.30 WITA, sesuai laporan Patroli Jasa Marga ke Polsek Samboja.
Polsek Samboja kemudian langsung mengoordinasikan laporan tersebut ke unsur terkait.
Sebaiknya Anda baca juga:
Satu jam berselang, atau sekitar pukul 20.30 WITA, tim gabungan sudah berada di lokasi dan langsung melakukan aksi pemadaman di area gambut yang dipenuhi semak belukar lebat.
Unsur-unsur yang terlibat dalam operasi pemadaman ini meliputi Polsek Samboja, Koramil Samboja, Dinas Pemadam Kebakaran Samboja, Manggala Agni Regu Samboja, PT Jasa Marga, Palang Merah Indonesia (PMI), perangkat Kelurahan Sungai Merdeka, serta personel Kompi Kavaleri Samboja Barat dari Yonkav 13/Siwah Lembuswana.
Petugas di lapangan sempat menghadapi tantangan berat karena medan berupa lahan gambut lembap dan vegetasi belukar yang tebal.
Selain memadamkan api di permukaan, tim juga melakukan pendinginan (cooling down) secara menyeluruh karena karakteristik lahan gambut yang menyimpan bara di dalam tanah.
Setelah penanganan intensif, api akhirnya dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 22.30 WITA.
Kendati demikian, sejumlah personel tetap bersiaga di lokasi untuk melakukan pemantauan berkala guna mengantisipasi munculnya titik api baru.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!