Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km
📅 Minggu, 23 Agu 2026, 05:30 WIB | Oleh: Tim PenulisVladimir Tikhonov, profesor Kajian Korea di University of Oslo, mengatakan sanksi Amerika Serikat dan Uni Eropa terhadap Rusia secara hukum bukanlah hukum internasional seperti halnya sanksi yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Dan dengan ketidakpastian yang terus berlanjut di Timur Tengah ... Korea Selatan mungkin memiliki sedikit alternatif jika jalur Arktik terbukti layak secara ekonomi,” katanya kepada AFP.
Lanteigne menilai ambisi China dalam mengembangkan Northern Sea Route lebih didorong faktor politik dibandingkan Korea Selatan. Beijing memandang kawasan kutub sebagai “perbatasan strategis baru”, yang kemudian memunculkan kekhawatiran keamanan di negara-negara Barat.
Di sisi lain, kelompok lingkungan memperingatkan peningkatan lalu lintas kapal melalui NSR dapat mempercepat hilangnya es laut Arktik yang sudah terjadi akibat pemanasan global.
Sejumlah perusahaan pelayaran besar, termasuk CMA CGM, MSC, dan Hapag-Lloyd, telah berkomitmen untuk menghindari rute pelayaran Arktik.
NSR diperkirakan hanya dapat dilalui pada periode tertentu ketika es mencair cukup banyak sehingga kapal dapat melintas tanpa bantuan kapal pemecah es.
Kelompok lingkungan Korea Selatan, Paran Ocean Citizen Science Center, mengatakan NSR semakin layak digunakan karena kawasan Arktik memanas sekitar empat kali lebih cepat dibandingkan rata-rata global sehingga menyebabkan penurunan tajam luas es laut.
Namun, kelompok tersebut memperingatkan bahwa menjadikan jalur Arktik sebagai rute komersial yang benar-benar layak justru membutuhkan pemanasan lebih lanjut, sehingga kebijakan tersebut berpotensi bertentangan dengan upaya global untuk mengatasi perubahan iklim.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!