Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trantib Kota Tangerang Tertibkan Spanduk Tak Berizin

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 09:15 WIB | Oleh:
Trantib Kota Tangerang Tertibkan Spanduk Tak Berizin Doc: Kecamatan Larangan/ZIDAN FEBRIANSYAH

TANGERANG - Upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan ruang publik terus dilakukan Pemerintah Kota Tangerang. Salah satunya melalui penertiban spanduk yang tidak memiliki izin pemasangan di wilayah Kecamatan Larangan.

Tim Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Larangan melakukan penertiban sejumlah spanduk tidak berizin di sepanjang Jalan Gotong Royong, Kelurahan Larangan Indah, Selasa (15/9).

Camat Larangan, Nasrullah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban lingkungan sekaligus memastikan pemanfaatan ruang publik tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Penertiban ini kami lakukan untuk menjaga wilayah tetap tertib, rapi dan nyaman bagi masyarakat. Kami juga mengimbau kepada masyarakat maupun pelaku usaha agar memperhatikan ketentuan sebelum memasang spanduk atau media promosi di ruang publik," ujar Nasrullah.

Menurut dia, penertiban dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. Masyarakat diberikan pemahaman agar setiap pemasangan spanduk dilakukan sesuai aturan dan tidak mengganggu fungsi maupun kenyamanan ruang publik.

Nasrullah menambahkan bahwa Kecamatan Larangan akan terus berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait dalam melakukan pemantauan terhadap berbagai potensi pelanggaran ketertiban umum di wilayahnya.

"Kami berharap masyarakat dapat ikut menjaga ketertiban. Jika ingin memasang media informasi atau promosi, pastikan perizinannya sudah sesuai sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari," kata dia.

Pemkot Tangerang mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap tertib, bersih dan nyaman. Penataan ruang publik diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik sekaligus mendukung aktivitas masyarakat di wilayah Kecamatan Larangan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Wisata
Kemenpar: Tidak Ada Toleran...

Pemkot Bekasi Ajak Warga Budayakan Hidup Sehat

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Ajak Warga Bu...
Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 16 Se...
Megapolitan
Mereka Bermain Tanah Akhirn...

Kriya Harus Mampu Memanfaatkan Teknologi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Kriya Harus Mampu Memanfaat...

Apakah Anak Zaman Sekarang Mengenal Kimpul?

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Anak Zaman Sekarang ...

Perhatikan Cuaca Jakarta Hari Ini

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perhatikan Cuaca Jakarta Ha...
Advertisement
AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.