Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Bukan Sekadar Coretan! Komunitas Mural Diajak Karawang Benahi Wajah Cikampek

28 Rabu, 07 Okt 2026, 00:06 WIB | Oleh:
Bukan Sekadar Coretan! Komunitas Mural Diajak Karawang Benahi Wajah Cikampek Bukan Sekadar Coretan! Komunitas Mural Diajak Karawang Benahi Wajah Cikampek Doc: Antara foto
Ket. Pengecatan dan mural bawah jembatan layang Cikampek sebagai bagian dari penataan kawasan Cikampek.

KARAWANG - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menggandeng komunitas mural dalam melakukan pengecatan dan mural di sekitar area jembatan layang Cikampek, sebagai bagian dari upaya penataan kawasan Cikampek.

"Kurang lebih 6.000 meter persegi area jembatan layang yang ditata melalui kolaborasi Pemkab Karawang dengan dukungan CSR, melibatkan komunitas mural lokal," kata Bupati Karawang Aep Syaepuloh, di Karawang, Selasa.

Ia menyampaikan, saat ini sejumlah pekerjaan untuk penataan kawasan Cikampek terus berjalan, mulai dari pedestrian, perbaikan jalan, penataan area bawah jembatan layang, pembangunan area skate board, drainase Pasar Cikampek, hingga taman di bawah jembatan layang.

Untuk kegiatan pembangunan taman di bawah jembatan layang Cikampek, hingga kini progresnya sudah mencapai 70 persen.

"Tahun depan insya Allah kita lanjutkan dengan penataan dan pembangunan Pasar Anyar Cikampek, agar kawasan ini semakin tertata dan nyaman untuk masyarakat maupun pelaku usaha," katanya.

Menurut dia, penataan kawasan di sekitar Cikampek ini berkaitan dengan perkembangan transportasi dan aktivitas ekonomi. Sebab akses menuju wilayah Cikampek cukup strategis, dekat dengan tiga jalan tol, yakni Tol Jakarta-Cikampek, Tol Cipularang, dan Tol Cipali.

Wilayah Cikampek dinilai memiliki posisi strategis dalam pengembangan konektivitas transportasi di Karawang.

"Ke depan, kita juga siapkan pembangunan underpass dan konektivitas transportasi yang lebih baik, termasuk rencana masuknya KRL ke Cikampek pada awal 2029," katanya.

Ia mengatakan, kegiatan penataan Cikampek dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan kawasan dan masyarakat.

“Kita kerjakan bertahap, karena yang penting terus bergerak dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Mengagetkan, Satu Prajurit ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.