Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Medvedev Didiskualifikasi Usai Bola Mengenai Mata Penonton di China Open

27 Rabu, 07 Okt 2026, 00:03 WIB | Oleh:
Medvedev Didiskualifikasi Usai Bola Mengenai Mata Penonton di China Open Medvedev Didiskualifikasi Usai Bola Mengenai Mata Penonton di China Open Doc: ATP
Ket. Daniil Medvedev.

BEIJING – Daniil Medvedev didiskualifikasi dari semifinal China Open setelah bola yang dipukulnya mengenai seorang penonton hingga mengalami cedera pada bagian mata.

Insiden tersebut terjadi ketika petenis Russia itu menghadapi Novak Djokovic dalam semifinal di Beijing, Senin (5/10). Medvedev yang merupakan unggulan kelima sedang tertinggal 5-7, 3-5 ketika kehilangan satu poin dan kemudian memukul bola yang memantul dari dinding ke arah tribun penonton.

Bola tersebut mengenai mata kiri seorang penonton yang duduk di barisan pertama tepat di belakang posisi Medvedev. Penonton itu langsung memegangi mata kirinya dan terlihat kesakitan saat meninggalkan tribun dengan dibantu petugas stadion.

Medvedev tidak melakukan protes terhadap keputusan wasit yang mendiskualifikasinya. Sebagai konsekuensi dari keputusan tersebut, petenis berusia 30 tahun itu juga kehilangan poin serta hadiah uang dari China Open.

"Saya sangat meminta maaf kepada penonton tersebut, pertama-tama," kata Medvedev. "Saya sedang berusaha menghubunginya, jika dia bersedia. Semoga saya bisa meminta maaf secara langsung dan mengetahui bagaimana kondisinya."

Mantan juara US Open itu menegaskan bahwa insiden tersebut sama sekali tidak disengaja. Medvedev mengatakan dirinya hanya berusaha memukul bola yang memantul kembali agar tidak keluar dari lapangan.

"Bola itu memantul kembali, jadi saya mencoba, seperti, memukulnya ke arah mana saja agar tidak keluar dari lapangan. Ketika saya melihat apa yang terjadi, saya merasa sangat buruk karena saya rasa sebelumnya saya tidak pernah berada dalam situasi seperti ini," ujarnya.

Djokovic mengaku terkejut melihat kejadian tersebut. Petenis Serbia itu juga berharap penonton yang terkena bola tidak mengalami cedera serius. "Saya berharap orang tersebut tidak mengalami cedera parah," kata Djokovic.

Di sisi lain, Djokovic juga mengaku bersimpati kepada Medvedev. Ia memahami betul perasaan lawannya setelah mengalami diskualifikasi dalam pertandingan besar.

Djokovic sendiri pernah mengalami kejadian serupa. Ia didiskualifikasi dari US Open 2020 setelah secara tidak sengaja memukul bola ke arah hakim garis dan mengenai bagian lehernya.

"Saya juga merasa kasihan kepada Daniil karena saya tahu persis bagaimana rasanya didiskualifikasi dalam pertandingan besar," kata Djokovic.

Dengan demikian, kedua semifinal China Open tahun ini berakhir lebih cepat dari perkiraan. Sebelumnya, Hubert Hurkacz juga tidak mampu menyelesaikan pertandingan semifinal melawan Alex de Minaur karena mengalami cedera adductor.

De Minaur saat itu sedang memimpin 6-4, 3-2 ketika Hurkacz memutuskan mundur. Petenis Polandia tersebut memang terlihat kesulitan bergerak sepanjang pertandingan akibat masalah fisik.

Kemenangan atas Medvedev membawa Djokovic memperpanjang rekor sempurnanya di China Open menjadi 33 kemenangan tanpa kekalahan.

Catatan tersebut sekaligus membuat Djokovic memperpanjang rekor sebagai petenis putra dengan start terbaik dalam sebuah turnamen tunggal sepanjang era Open.

Petenis berusia 39 tahun itu sebelumnya memecahkan rekor Rafael Nadal dengan 31 kemenangan beruntun pada ajang Roland Garros. Djokovic mencapai pencapaian tersebut setelah menyingkirkan juara US Open Alexander Zverev di perempat final.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Rona
Produk kerajinan tangan kar...
Nasional
Keterlibatan UMKM dalam ran...

Operasi Patuh Jaya 2026 di Jakarta

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya 2026 di ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.