Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semangat Paskibraka dari China Ini Bikin HUT RI Makin Berkesan

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 07:15 WIB | Oleh:
Semangat Paskibraka dari China Ini Bikin HUT RI Makin Berkesan Doc: Antara foto
Ket. Anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) mencium mendera merah putih saat acara pengukuhan Paskibra di KBRI Beijing, Minggu (16/8).

BEIJING - “Ayo, semuanya fokus. Kalau sudah dalam posisi sempurna, badannya jangan goyang. Jangan biasakan melihat ke bawah, jangan buru-buru. Ingat hitungannya,” kata Kevin Sujana tegas di tengah teriknya matahari musim panas Beijing pada pertengahan Agustus 2026.

Kevin merupakan staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing sekaligus salah satu pelatih Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) untuk upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026.

Pernyataan tegas itu ditujukan kepada sepuluh anggota Paskibra yang bertugas dalam upacara pengibaran bendera. Mereka merupakan mahasiswa dan mahasiswi Indonesia yang sedang menempuh studi di Beijing, yakni Aurelia Pavitta dan Erwin Atsyandy dari Peking University; George Christopher Daniel, Gracella Jasocelyne Chung, Jonathan Nathanael, Kenneth Cahyadi, Kezia Aureliai, Mikhael Bradevon W, dan Yohanes Raditya Pradjna Budi Nugroho dari Beijing Institute of Technology; serta Luc Satiwi dari Beijing Foreign Studies University.

“Mereka lolos seleksi kemampuan baris-berbaris yang kami lakukan sebelumnya. Awalnya ada sekitar 22 orang yang mendaftar,” ungkap Dicky Nugraha Kurniawan, pelatih Paskibra lainnya yang juga merupakan staf KBRI Beijing.

Formasi sepuluh orang tersebut tentu berbeda dari formasi 17-8-45 yang digunakan dalam upacara di Istana Merdeka, Jakarta, dengan lapangan yang jauh lebih luas. Lapangan di KBRI Beijing hanya berukuran sekitar 50 x 10 meter.

“Kami mengkreasikan sendiri formasi sepuluh orang ini. Jumlah anggota Paskibra sedikit dan lapangannya juga tidak terlalu besar, tetapi tetap harus memperlihatkan kemampuan baris-berbaris yang tegas,” tambah Dicky.

Salah satu strategi yang diterapkan adalah memperlambat tempo langkah anggota Paskibra dibandingkan dengan Paskibra di Istana Merdeka atau lokasi lain. Dengan begitu, peserta upacara dapat melihat setiap gerakan mereka dengan lebih jelas di lapangan.

Secara keseluruhan, anggota Paskibra menjalani 12 kali latihan untuk mematangkan formasi, menyamakan gerakan, serta melatih sikap tubuh sempurna yang harus dikuasai setiap anggota saat bertugas.

Latihan berlangsung sejak Juni hingga Agustus 2026, bertepatan dengan musim panas di Beijing. Karena itu, ketahanan fisik menjadi salah satu aspek yang turut dilatih.

“Tentu kami tidak melatih mereka sekeras militer. Namun, ketahanan fisik dan disiplin tetap harus dijaga. Karena itu, ada latihan lari maupun hukuman ‘push-up’ bagi mereka yang melakukan kesalahan,” kata Kevin Sujana, pelatih Paskibra lainnya yang juga merupakan staf KBRI Beijing.

Yohanes Raditya Pradjna Budi Nugroho, yang biasa dipanggil Dito, mengaku menikmati perannya sebagai anggota Paskibra.

“Ini sudah tiga kali saya menjadi anggota Paskibra. Jadi, selama di China, saya tidak pernah pulang ke Indonesia saat liburan musim panas. Meski tidak pulang, saya senang bisa menjadi anggota Paskibra dan mengenal banyak orang,” kata Dito, yang tahun ini mendapat posisi sebagai pembentang bendera Merah Putih.

Berbeda dengan Dito yang sudah berpengalaman, Mikhael Bradevon W baru pertama kali mengikuti Paskibra.

“Saya baru pertama kali ikut dan ingin mencoba hal yang baru. Pengalaman sebelumnya hanya ikut jambore,” kata Mikhael, yang akrab disapa Mika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Negara hadir untuk rakyatnya.kementan mmng luar biasa
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Satu Rintangan Berat Asal Korea Mampu Diatasi Fajar/Fikri

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Satu Rintangan Berat Asal K...

Alcaraz Pulih dari Cedera, Siap Pertahankan Gelar US Open

1.5 jam yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Alcaraz Pulih dari Cedera, ...
Olahraga
Liverpool Disebut Bisa Sege...
Selamatkan Anak Didik dari Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Pontianak Diminta Belajar secara Daring

Selamatkan Anak Didik dari Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Pontianak Diminta Belajar secara Daring

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.