Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TPA Antang Makassar Dihijaukan, Pemkot dan Karantina Sulsel Tanam Ratusan Pohon.

📅 Senin, 05 Okt 2026, 20:39 WIB | Oleh:
TPA Antang Makassar Dihijaukan, Pemkot dan Karantina Sulsel Tanam Ratusan Pohon. Doc: Antara Foto
Ket. Penanaman pohon yang dilakukan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Balai Karantina Sulsel di TPA Antang, Makassar, Senin (5/10).

Pemerintah Kota Makassar bersama Badan Karantina Indonesia Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan menanam ratusan pohon di kawasan TPA Antang, Makassar, Senin.

Aksi ini sebagai salah satu upaya menyiapkan transformasi kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, menjadi ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus kawasan hutan kota.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan penghijauan menjadi bagian penting dalam proses transformasi TPA Antang yang saat ini terus diarahkan meninggalkan sistem open dumping menuju pengelolaan yang lebih ramah lingkungan melalui sanitary landfill.

"Penanaman pohon di kawasan TPA sangat penting, ini menjadi area tamasya dan bukit hijau setelah timbunan sampahnya dipadatkan dan ditutup lapisan tanah untuk ditanami pohon," kata Munafri.

Sebanyak 285 bibit pohon ditanam dalam kegiatan tersebut. Bibit yang disiapkan terdiri dari 100 tabebuya, 50 salam, 25 sirsak, 25 jeruk nipis, 25 trembesi, 10 nangka, 10 rambutan, 10 mangga, 10 sukun, 10 sawo, dan 10 kelengkeng.

Menurutnya, kawasan TPA tidak semestinya hanya menjadi tempat akhir pembuangan sampah, tetapi dapat ditata menjadi kawasan hijau yang memberikan manfaat ekologis bagi masyarakat.

"TPA ini sekarang dalam masa transformasi yang besar-besaran. Bagaimana proses peralihan dari TPA open dumping menuju controlled landfill atau sanitary landfill," ujarnya.

Ia mengatakan kawasan TPA Tamangapa memiliki luas sekitar 21 hektare. Pemkot Makassar menargetkan kawasan tersebut dapat berkembang menjadi kawasan konservasi baru yang memberikan manfaat bagi lingkungan perkotaan, khususnya wilayah Antang dan sekitarnya.

"Hasil penghijauan memang tidak dapat terlihat secara instan, tetapi dalam tiga hingga empat tahun ke depan, pertumbuhan pohon diharapkan mulai membentuk wajah baru kawasan TPA. Kita maksimalkan, tiga sampai empat tahun sudah akan mulai kelihatan hasilnya," kata dia.

Ia juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mencari dan mengembangkan sejumlah tanaman endemik yang mulai jarang ditemui untuk ditanam di kawasan tersebut.

Beberapa di antaranya pohon endemik seperti copeng, sattulu, bu'ne, hingga kersen. Selain pohon buah, ia juga menginginkan penanaman pohon pelindung yang dapat memperkuat fungsi ekologis kawasan.

"Jadi, bukan hanya pohon buah, tetapi juga beberapa pohon pelindung. Kita berharap TPA ini bukan hanya menjadi TPA secara hamparan, tetapi juga bisa menjadi hutan kota di kemudian hari," katanya.

Munafri berharap kegiatan penanaman tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal dari penataan kawasan TPA Antang secara bertahap.

"Kami ingin menghadirkan wajah TPA yang semakin hijau bagi kawasan ini. Ini penting karena kita merencanakan bagaimana TPA ini bisa menjadi media untuk menanam berbagai macam pohon," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
HUT TNI ke-81 di Yahukimo B...

Jerman Guyur Ukraina Bantuan 1 Miliar Euro

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Jerman Guyur Ukraina Bantua...
Advertisement
Babak Pertama Final FIFA Asean Cup 2026: Indonesia Ditahan Imbang Thailand 0-0

Babak Pertama Final FIFA Asean Cup 2026: Indonesia Ditahan Imbang Thailand 0-0

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.