Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pentagon Kaji Ulang Kehadiran Militer AS di Timur Tengah

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 00:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pentagon Kaji Ulang Kehadiran Militer AS di Timur Tengah Doc: AFP/Daniel SLIM
Ket. Pemandangan udara Pentagon, markas besar Departemen Pertahanan AS, di Arlington, Virginia.

Strategi Perang

WASHINGTON - Pentagon diberitakan tengah mengkaji kembali keberadaan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah.

Seperti diberitakan The Washington Post, Selasa (18/8), sikap itu mengindikasikan perang dengan Iran berpotensi mengubah kehadiran Washington di kawasan itu.

Menurut laporan itu, Pentagon mempertimbangkan pengurangan jumlah pasukan AS di kawasan Teluk, tempat sejumlah pangkalan utama AS yang menjadi sasaran serangan balasan Iran selama berbulan-bulan.

Kerusakan tersebut menciptakan peluang bagi AS untuk meninjau kembali postur militernya di kawasan.

Sejumlah pejabat bahkan menyebut beberapa pangkalan mungkin tidak akan dibangun kembali seperti bentuk sebelumnya.

Kajian tersebut dipimpin kantor kebijakan Pentagon.

Kepala Staf Gabungan dan Komando Pusat AS (CENTCOM) juga turut mengkaji persoalan tersebut, menurut laporan itu.

Seorang pejabat senior Pentagon mengatakan Menteri Pertahanan Pete Hegseth belum memerintahkan kajian resmi.

Ia menyebut upaya itu sebagai “perencanaan yang bijaksana” untuk membantu menentukan keputusan terkait pembangunan kembali pangkalan yang rusak.

“Keputusan harus dibuat terkait beberapa hal ini,” kata pejabat tersebut.

CENTCOM biasanya menempatkan sekitar 40.000 personel di hampir 20 lokasi yang membentang dari Yordania hingga Oman.

Sejak awal tahun ini, Washington telah mengerahkan kapal perang, pesawat tempur, dan sistem pertahanan udara tambahan ke kawasan tersebut serta melancarkan lebih dari 13.000 serangan terhadap Iran.

Pangkalan militer permanen terbesar AS di kawasan itu terkonsentrasi di negara-negara Teluk, termasuk markas Armada Kelima AS di Bahrain serta fasilitas utama AD dan AU AS di negara seperti Kuwait.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Megapolitan
22 Sekolah Harus Direhabili...
Megapolitan
Investasi Tangerang Terting...
Megapolitan
Gudang-gudang di Jobodetabe...
Luar Negeri
Perubahan Iklim Picu Laut E...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.