Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terima 46.000 Ton Beras dari Stok Nasional, Perum Bulog Sumut Siap Penuhi Kebutuhan Masyarakat

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 13:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terima 46.000 Ton Beras dari Stok Nasional, Perum Bulog Sumut Siap Penuhi Kebutuhan Masyarakat Doc: ANTARA
Ket. Arsip- Stok beras di Gudang Bulog Sumatera Utara di Medan, Sumut.

MEDAN – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menerima tambahan stok beras sebanyak 46.000 ton dari stok nasional secara bertahap hingga September 2026, guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

"Kami menerima tambahan dari stok nasional sekitar 46.000 ton beras secara bertahap sampai September 2026 ini," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, di Medan, Selasa (18/8).

Budi mengatakan, saat ini sekitar 4.000 ton beras telah masuk ke gudang Bulog Sumut dari Jakarta. Selanjutnya, pasokan beras akan menyusul dari sejumlah daerah di antaranya Aceh 15.000 ton, Jawa Timur 14.000 ton, dan Jawa Barat 7.000 ton.

Ia mengatakan penambahan stok tersebut untuk menggantikan beras yang telah dikeluarkan sebagai program bantuan pangan dan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke sejumlah mitra.

"Jadi, adanya stok beras tersebut sebagai penguatan stok pangan untuk kebutuhan masyarakat di Sumut," katanya.

Untuk itu, Bulog Sumut memastikan ketersediaan beras SPHP di pasar tetap aman seiring dengan peningkatan penyaluran kepada para mitra.

Selain menjaga ketersediaan pasokan, Bulog Sumut memastikan harga jual beras SPHP tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp13.100 per kilogram.

Karena itu, Bulog Sumut mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena penyaluran beras SPHP terus dilakukan secara bertahap melalui jaringan pengecer resmi.

Pihaknya terus mengelola stok yang tersedia sesuai dengan kebutuhan dan penugasan pemerintah sehingga beras dapat disalurkan melalui berbagai program untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dorong Ketahanan Pangan, Kemenperin Perkuat Mutu Industri Pupuk Lewat Standardisasi & Sertifikasi
    Preview komentar:
    Membaca inisiatif Kemenperin terkait penguatan mutu pupuk melalui ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat mencerahkan mengenai esensi pembangunan; hal ...
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Demo udara Peringatan Detik...
Megapolitan
Ribuan Warga Bogor Ikuti Ja...
Nasional
Kerusakan bangunan akibat g...
Nasional
Kirab Merah Putih HUT Kemer...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.