Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Irigasi Jabar Terbengkalai, DPRD Desak Pemprov Berani Terobos Sekat Kewenangan

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Irigasi Jabar Terbengkalai, DPRD Desak Pemprov Berani Terobos Sekat Kewenangan Doc: Antara
Ket. Anggota DPRD Jawa Barat Tetep Abdulatip memberikan keterangan dalam rapat di DPRD Jabar.

Bandung - Anggota DPRD Jawa Barat Tetep Abdulatip mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat berani menerobos sekat pembagian kewenangan administratif untuk mempercepat penyelesaian persoalan jaringan irigasi pertanian yang terbengkalai.

Tetep di Bandung, Kamis (27/8), mengatakan momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam menangani persoalan irigasi.

Menurut dia, petani tidak mempersoalkan rumitnya pembagian kewenangan antara pemerintah pusat, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Pemprov Jabar, maupun pemerintah kabupaten/kota. Mereka hanya membutuhkan kepastian pasokan air agar aktivitas produksi pertanian tidak terganggu.

"Masyarakat, rakyat, para petani khususnya, mereka tidak tahu ini kewenangan mana, ini kewenangan siapa, yang penting pokoknya ini harus selesai," kata Tetep.

Ia menilai meskipun anggaran untuk pembangunan dan pemeliharaan irigasi telah dialokasikan dalam APBD setiap tahun, penanganan di lapangan belum sepenuhnya tuntas karena masih terkendala pembagian kewenangan berdasarkan regulasi.

"Alhamdulillah, setiap tahun soal irigasi dalam APBD itu sudah diperhatikan. Hanya memang belum selesai secara tuntas, tetapi sudah ada langkah maju," ujarnya.

Karena itu, Tetep yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD Jabar meminta Pemprov Jabar tidak hanya menunggu respons dari instansi yang memiliki kewenangan, tetapi mengambil peran sebagai penggerak dalam mempercepat penanganan persoalan irigasi.

Ia mendorong Pemprov Jabar menjadi inisiator kolaborasi lintas instansi dengan melibatkan pemerintah pusat, BBWS, pemerintah kabupaten/kota, hingga pihak swasta melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).

"Dalam proses pembangunan ini kita tidak bisa melakukannya sendirian. Pemerintah Provinsi Jabar harus menjadi akselerator dan inisiator untuk kolaborasi," katanya.

Selain persoalan kewenangan, Tetep mengatakan pihaknya turut menyoroti ancaman alih fungsi lahan yang menyebabkan sejumlah infrastruktur pengairan milik daerah tidak lagi berfungsi secara optimal.

Menurut dia, Pemprov Jabar perlu segera menyusun strategi pemanfaatan kembali aset-aset irigasi yang terdampak alih fungsi lahan agar tetap memiliki nilai guna dan dapat mendukung pemulihan ketahanan pangan daerah.

Melalui sinergi lintas pemangku kepentingan, Fraksi PKS berharap berbagai kendala teknis maupun administratif dalam pengelolaan irigasi dapat dipangkas sehingga manfaat jaringan pengairan dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya para petani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
Advertisement
WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.