Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentan Amran Copot 14 Pejabat Kementan, Diduga Terlibat Penyimpangan Uang Miliaran Rupiah

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 14:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mentan Amran Copot 14 Pejabat Kementan, Diduga Terlibat Penyimpangan Uang Miliaran Rupiah Doc: Antara
Ket. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (tengah) dalam jumpa pers usai melantik sejumlah pejabat eselon I dan eselon II lingkup Kementerian Pertanian (Kementan) dan pejabat pimpinan tinggi pratama Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Jakarta, Selasa (18/8).

Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot 14 pejabat Kementerian Pertanian karena dugaan penyimpangan uang miliaran rupiah, sebagai langkah memperkuat tata kelola dan integritas lembaga guna memperkuat reformasi birokrasi pertanian dan menjaga kepercayaan publik.

"Ada 14 (pejabat) kami copot, ada eselon I, ada eselon II, ada eselon III, dan tidak diberi jabatan, sementara diperiksa. Pelanggarannya intinya hubungannya dengan uang dan ada miliaran nilainya," kata Mentan di Jakarta, Selasa (18/8).

Dia menyampaikan hal itu dalam jumpa pers usai melantik sejumlah pejabat eselon I dan eselon II lingkup Kementerian Pertanian (Kementan) dan pejabat pimpinan tinggi pratama Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Amran menuturkan para pejabat eselon I, eselon II, hingga eselon III yang dicopot tersebut, saat ini sementara dinonaktifkan sambil menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementan untuk memastikan fakta dan kejelasan dugaan pelanggaran.

Dia menegaskan pencopotan dilakukan bukan sebagai penghukuman akhir, melainkan upaya menjaga organisasi tetap berjalan berdasarkan prinsip keadilan, profesionalisme, serta sistem meritokrasi yang transparan demi menciptakan lingkungan kerja yang lebih bersih.

Menurut Amran, apabila pemeriksaan membuktikan adanya kerugian negara, kasus tersebut akan diserahkan kepada aparat penegak hukum (APH) untuk diproses sesuai aturan yang berlaku agar seluruh proses hukum berjalan secara adil dan transparan.

Namun, apabila pejabat yang diperiksa terbukti tidak melakukan kesalahan, Kementan memastikan akan mengembalikan posisi mereka bahkan memberikan kesempatan pengembangan karier berdasarkan kinerja sebagai bentuk penghargaan terhadap prinsip objektivitas dalam birokrasi.

Amran menyampaikan langkah tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah membersihkan birokrasi dari potensi penyimpangan sekaligus membangun budaya kerja yang mengutamakan integritas dan tanggung jawab untuk menghadirkan kementerian yang kuat ke depan.

"Menyimpang dan itu nilainya miliaran uang titik, indikasinya ya dugaan. (Tetapi) Ini kan baru dugaan, tetapi karena dugaan, itu kami ingin organisasi ini berjalan, sehingga langsung kami tindaki," tegasnya.

Dia menambahkan salah satu pejabat yang dicopot memiliki hubungan keluarga dekat dengannya, tetapi keputusan tetap dijalankan karena kepentingan negara harus menjadi prioritas utama sebagai bukti keputusan tidak dipengaruhi hubungan pribadi.

"Jadi kita harus sportif, meritokrasi. Bahkan di antara mereka ada salah satu keluarga dekat saya. Tapi ini dilakukan atas nama negara. Di sini kita harus adil pada mereka, meritokrasi, merit system, karena kalau tidak, kita sama juga beternak kejahatan, membiarkan kejahatan terjadi di Kementerian Pertanian," ucap Amram.

Proses pemeriksaan terhadap dugaan penyimpangan tersebut diberikan waktu maksimal tiga bulan oleh Inspektorat Jenderal Kementan dengan harapan hasilnya dapat segera diketahui secara objektif dan memastikan penyelidikan berjalan dengan penuh kehati-hatian.

Pengawasan Internal

Lebih lanjut dia mengatakan pencopotan pejabat masih dapat berlanjut apabila ditemukan indikasi baru, karena pemerintah ingin memastikan seluruh jajaran Kementan mematuhi aturan, demi menjaga kualitas tata kelola pemerintahan yang terus membaik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.