Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPJS Ketenagakerjaan Ingin Ahli Waris Peserta Dapat Miliki Usaha Mandiri

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 13:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPJS Ketenagakerjaan Ingin Ahli Waris Peserta Dapat Miliki Usaha Mandiri Doc: ANTARA
Ket. Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pontianak Suhuri Ali bersama Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan menghadiri kegiatan Kick Start Nasional Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA) BPJS Ketenagakerjaan yang d Pontianak, Selasa (18/8/2026).

PONTIANAK – BPJS Ketenagakerjaan menjadikan penerima manfaat dan ahli waris peserta tidak hanya menerima santunan tetapi juga dapat memanfaatkannya sebagai pijakan membangun usaha dan sumber penghasilan baru yang mandiri.

"Upaya tersebut diwujudkan melalui Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA) yang diluncurkan secara serentak di seluruh Indonesia," kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, secara daring dalam kegiatan Kick Start Nasional Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA) BPJS Ketenagakerjaan yang diikuti di Pontianak, Selasa (18/8).

Ia mengatakan program PEKA merupakan bentuk transformasi perlindungan jaminan sosial agar manfaat yang diterima dapat berlanjut menjadi kemandirian ekonomi keluarga.

"Kami ingin membantu mereka punya bekal untuk bangkit dan kembali menatap masa depan dengan lebih optimistis," ujar dia.

Menurut dia, kehilangan pekerja yang menjadi tulang punggung keluarga dapat mengubah kondisi ekonomi rumah tangga secara drastis. Karena itu, perlindungan tidak cukup berhenti ketika santunan diberikan. 

Melalui PEKA, penerima manfaat mendapatkan pemberdayaan sesuai kebutuhan dan potensi ekonomi daerah, mulai peningkatan kompetensi, pelatihan kewirausahaan, literasi keuangan dan usaha hingga pendampingan.

“Kami tidak ingin mereka sekadar selesai mengikuti pelatihan. Harapannya, keterampilan yang didapat benar-benar bisa menjadi jalan untuk memperoleh penghasilan dan membuat mereka semakin mandiri,” katanya.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pontianak Suhuri Ali mengatakan sebanyak 30 peserta dari Kalimantan Barat mengikuti program tersebut dengan pelatihan pembuatan dimsum sebagai salah satu keterampilan yang diberikan.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mengapresiasi program PEKA karena membuka peluang bagi penerima manfaat untuk mengelola santunan secara produktif dan membangun sumber penghasilan baru.

Ia menilai peluang usaha kuliner di Kalimantan Barat cukup terbuka, terutama apabila pelaku usaha mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran untuk memperluas jangkauan konsumen.

Krisantus juga mendorong sinergi BPJS Ketenagakerjaan dengan pelaku UMKM dan perangkat daerah untuk memperkuat akses perizinan, permodalan, pemasaran, serta pendampingan sehingga keterampilan yang diperoleh peserta dapat berkembang menjadi usaha nyata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dorong Ketahanan Pangan, Kemenperin Perkuat Mutu Industri Pupuk Lewat Standardisasi & Sertifikasi
    Preview komentar:
    Membaca inisiatif Kemenperin terkait penguatan mutu pupuk melalui ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat mencerahkan mengenai esensi pembangunan; hal ...
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Megapolitan
Ribuan Warga Bogor Ikuti Ja...
Nasional
Kerusakan bangunan akibat g...

Kirab Merah Putih HUT Kemerdekaan ke-81 RI

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Kirab Merah Putih HUT Kemer...
Rona
Kelahiran bayi saat HUT Kem...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.