Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sebagian Daerah Masuk Masa Panen, Serapan Gabah Perum Bulog Sumut Naik

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 13:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sebagian Daerah Masuk Masa Panen, Serapan Gabah Perum Bulog Sumut Naik Doc: ANTARA
Ket. Arsip - Pekerja memanggul tumpukan padi hasil panen di Desa Pematang Johar, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

MEDAN – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) mulai meningkatkan penyerapan gabah dari petani di wilayah kerjanya karena sebagian daerah sudah masuk masa panen padi. 

"Penyerapan gabah meningkat karena sejumlah daerah mulai memasuki masa panen pada Agustus ini," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, di Medan, Selasa (18/8).

Budi mengatakan penyerapan gabah dilakukan di antaranya di Kota Tebing Tinggi serta Kabupaten Serdang Bedagai, Simalungun, dan Asahan.

Ia mengatakan penyerapan gabah secara bertahap meningkat. Pada pekan kedua Agustus, rata-rata penyerapan mencapai sekitar 400 ton per hari, meningkat dibandingkan 200–300 ton per hari pada pekan pertama Agustus.

"Ke depan penyerapan terus dilakukan karena sejumlah daerah mulai memasuki masa panen, di antaranya Kabupaten Deli Serdang, Batu Bara, Langkat, dan Tapanuli Utara," ucapnya.

Budi mengatakan gabah hasil penyerapan tersebut menjadi bagian dari cadangan pangan guna memenuhi berbagai penugasan pemerintah, di antaranya Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan, serta penanganan bencana.

Sebagai operator pemerintah dalam pengelolaan pangan, Bulog bertugas menyerap gabah langsung dari petani sesuai harga pembelian pemerintah (HPP), yakni Rp6.500 per kilogram.

Untuk mengoptimalkan penyerapan, Bulog juga terus melakukan sosialisasi guna memperkuat kerja sama dengan gabungan kelompok tani (gapoktan), pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya.

Bulog Sumut mencatat penyerapan gabah dari petani telah mencapai 39.338 ton dari target sekitar 62.718 ton gabah kering panen (GKP) guna menjaga stabilitas harga pangan di wilayah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dorong Ketahanan Pangan, Kemenperin Perkuat Mutu Industri Pupuk Lewat Standardisasi & Sertifikasi
    Preview komentar:
    Membaca inisiatif Kemenperin terkait penguatan mutu pupuk melalui ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat mencerahkan mengenai esensi pembangunan; hal ...
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Demo udara Peringatan Detik...
Megapolitan
Ribuan Warga Bogor Ikuti Ja...
Nasional
Kerusakan bangunan akibat g...
Nasional
Kirab Merah Putih HUT Kemer...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.