Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia–Australia Perkuat Pendidikan Perubahan Iklim melalui Gim Edukatif GenerAksi

📅 Senin, 17 Agu 2026, 18:45 WIB | Oleh:
Indonesia–Australia Perkuat Pendidikan Perubahan Iklim melalui Gim Edukatif GenerAksi Doc: Koneksi
Ket. Siswa Harkaway Primary School saat mencoba memainkan gim edukatif GenerAksi. Indonesia dan Australia memperkuat pendidikan perubahan iklim melalui GenerAksi, gim berbasis riset yang telah menjangkau lebih dari 3.000 siswa.

JAKARTA — Kolaborasi pendidikan antara Indonesia dan Australia diperkuat melalui pengembangan GenerAksi, sebuah gim edukatif berbasis riset yang dirancang untuk membantu siswa memahami perubahan iklim, kesiapsiagaan bencana, serta berbagai bentuk aksi iklim secara partisipatif dan menyenangkan.

Penguatan kolaborasi tersebut menjadi salah satu agenda dalam Kunjungan Pembelajaran ke Australia yang melibatkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), KONEKSI, PREDIKT, serta sejumlah mitra pendidikan Indonesia–Australia.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (14/8/2026) ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan kebijakan pendidikan, riset, pengembangan kapasitas guru, pembelajaran berbasis sekolah, dan jejaring pendidik dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Isu perubahan iklim dinilai perlu diperkenalkan kepada anak-anak sejak dini. Pendidikan tidak hanya berperan dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai isu lingkungan, tetapi juga membentuk perilaku, kesiapsiagaan, serta kemampuan beradaptasi terhadap risiko bencana.

Kemendikdasmen terus mendorong reformasi pendidikan dan inovasi pembelajaran, termasuk penguatan kesiapsiagaan terhadap bencana dan perubahan iklim sebagai indikator kesiapan penumbuhan karakter masa depan.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, mengatakan bahwa pendidikan perubahan iklim perlu dikembangkan melalui pendekatan pembelajaran yang relevan dengan kehidupan siswa. Indonesia terus melanjutkan reformasi pendidikan guna meningkatkan hasil pembelajaran dan mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global.

“GenerAksi yang dikembangkan oleh PREDIKT dan didukung melalui kemitraan KONEKSI menjadi contoh bagaimana kolaborasi riset dapat diterjemahkan menjadi pembelajaran perubahan iklim yang menarik serta relevan bagi siswa dan guru,” ujar Suharti melalui siaran pers, Jumat (14/8/2026).

Menurut Suharti, kerja sama pendidikan Indonesia dan Australia juga dapat menjadi sarana bagi para pendidik di kedua negara untuk bertukar pengetahuan dan memperkuat praktik pembelajaran perubahan iklim di sekolah.

Mengubah Pembelajaran Iklim Menjadi Permainan

GenerAksi dikembangkan melalui kolaborasi riset Indonesia–Australia yang didukung KONEKSI sebagai platform kemitraan Australia–Indonesia untuk pengetahuan dan inovasi. Gim tersebut memanfaatkan konsep permainan dan pembelajaran aktif, baik secara daring (online) maupun luring (offline), untuk memperkenalkan isu perubahan iklim dan kesiapsiagaan bencana.

Pendekatan berbasis permainan dipilih untuk menyederhanakan isu perubahan iklim yang kompleks agar lebih mudah dipahami oleh siswa. Melalui permainan, siswa tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga diajak berpartisipasi dan mengambil keputusan terkait berbagai situasi darurat dan bencana.

Hingga saat ini, GenerAksi telah digunakan di sejumlah sekolah di Indonesia dan menjangkau lebih dari 3.000 anak serta 400 orang dewasa. Kelompok dewasa yang terlibat meliputi guru, orang tua, perwakilan pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan pemangku kepentingan pendidikan.

Hasil riset tim kolaboratif KONEKSI menunjukkan bahwa penggunaan GenerAksi memberikan dampak nyata terhadap pemahaman siswa. Sebanyak 85 persen siswa yang mengikuti kegiatan GenerAksi menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai konsep perubahan iklim. Sementara itu, sekitar 70 persen siswa menyatakan memiliki komitmen untuk melakukan tindakan positif terkait isu iklim.

Temuan tersebut menjadi dasar pengembangan GenerAksi ke tahap berikutnya, termasuk penyediaan materi pembelajaran yang lebih inklusif, pelatihan pendidik, kerja sama dengan organisasi lokal, serta pertukaran pengetahuan antara pendidik Indonesia dan Australia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.