Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiket Pelni Sampit Kini Bisa Dipesan H-60, Jangan Sampai Kehabisan

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 01:58 WIB | Oleh:
Tiket Pelni Sampit Kini Bisa Dipesan H-60, Jangan Sampai Kehabisan Doc: Antara foto
Ket. Arsip - Proses embarkasi penumpang kapal dari PT Pelni Cabang Sampit beberapa waktu lalu.

KOTAWARINGIN TIMUR - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberikan waktu lebih panjang bagi masyarakat yang hendak bepergian menggunakan kapal penumpang melalui Pelabuhan Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah dengan menambah periode pemesanan tiket hingga 60 hari sebelum keberangkatan atau H-60.

“Untuk pembelian melalui Pelni Mobile sendiri sudah diterapkan, khususnya di Pelni Sampit. Ini lebih memudahkan calon penumpang untuk mengetahui jadwal dan tanggal keberangkatan,” kata Kepala Cabang PT Pelni (Persero) Sampit Siti Nafilah di Sampit, Senin.

Siti menjelaskan Pelni sebelumnya menerapkan pemesanan tiket sekitar 30 hingga 45 hari sebelum keberangkatan. Kini, periode tersebut diperpanjang secara bertahap hingga H-60 untuk kapal-kapal penumpang tertentu.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari pengembangan layanan pemesanan tiket untuk memberikan kemudahan kepada calon penumpang dalam merencanakan perjalanan.

Kemudahan akses terhadap informasi perjalanan menjadi penting bagi masyarakat yang hendak menggunakan transportasi laut, terutama untuk perjalanan yang telah direncanakan jauh hari.

“Perluasan periode pemesanan tiket merupakan bagian dari upaya Pelni untuk meningkatkan pengalaman pelanggan melalui layanan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” jelas Siti.

Dengan tersedianya pemesanan lebih awal, calon penumpang dapat menyesuaikan waktu keberangkatan dengan kebutuhan masing-masing. Masyarakat juga memiliki kesempatan lebih panjang untuk memastikan ketersediaan tiket sebelum menentukan rencana perjalanan.

Kebijakan ini bukan hanya berlaku di Pelni Cabang Sampit, tetapi juga cabang lainnya. Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda telah menyampaikan, bahwa sebanyak 16 kapal penumpang Pelni sudah dapat dipesan sejak H-60 sebelum keberangkatan.

Perluasan periode pemesanan tersebut dilakukan secara bertahap. Penerapan dimulai 18 September 2026 untuk delapan kapal, kemudian diperluas pada 25 September 2026 untuk delapan kapal lainnya.

Kapal tersebut adalah KM Gunung Dempo, KM Dobonsolo, KM Nggapulu, KM Labobar, KM Sinabung, KM Bukit Siguntang, KM Kelimutu dan KM Tatamailau.

Kemudian disusul, KM Tilongkabila, KM Awu, KM Bukit Raya, KM Sirimau, KM Binaiya, KM Leuser, KM Sangiang dan KM Wilis yang juga masuk dalam penerapan periode pemesanan lebih awal tersebut.

Dalam kesempatan ini, Siti juga mengingatkan calon penumpang agar memanfaatkan kanal resmi Pelni ketika melakukan pembelian tiket. Selain membantu mengetahui jadwal keberangkatan, penggunaan kanal resmi juga memberikan kepastian informasi terkait perjalanan.

“Calon penumpang bisa mengecek jadwal dan tanggal keberangkatan melalui Pelni Mobile. Jadi, mereka bisa lebih mudah merencanakan perjalanan dan melakukan pembelian tiket sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
KKP Bangun 5 Kampung Nelaya...
Daerah
Wajah Kota Medan Bakal Beru...

Paus Leo XIV Desak Eropa Bersatu

33 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Eropa Be...

Serangan Russia Meningkat, Delapan Orang Tewas

42 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Serangan Russia Meningkat, ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.