Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebocoran Data di ASEAN Capai US$4,12 Juta, Serangan Berbasis AI Kian Mengancam

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 23:43 WIB | Oleh:

Karena itu, gangguan keamanan tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian finansial langsung, tetapi juga dapat mengganggu operasional dan kepercayaan pengguna.

Organisasi Mulai Meningkatkan Investasi Keamanan

Ancaman yang semakin kompleks mendorong organisasi untuk meningkatkan investasi keamanan sebelum serangan yang lebih besar terjadi.

Di ASEAN, sebanyak 71 persen organisasi menyatakan berencana meningkatkan investasi pada perangkat keamanan dan tata kelola setelah mengalami kebocoran data.

Studi lanjutan yang dilakukan Ponemon Institute secara global juga menunjukkan kecenderungan serupa. Sebanyak 85 persen organisasi yang memahami kemampuan model frontier AI dalam mendukung serangan siber menyatakan berencana meningkatkan investasi keamanan.

Temuan tersebut memperlihatkan adanya perubahan pendekatan. Organisasi mulai melihat keamanan siber bukan sekadar sebagai respons setelah insiden terjadi, melainkan sebagai bagian dari upaya mengantisipasi ancaman yang berpotensi muncul.

Eksploitasi Identitas Masih Menjadi Ancaman

Di tengah berkembangnya serangan berbasis AI, metode serangan yang mengeksploitasi identitas dan akses pengguna tetap menjadi salah satu sumber kerugian terbesar.

Studi IBM mencatat eksploitasi aplikasi yang dapat diakses publik serta penyalahgunaan akun yang valid termasuk dalam vektor serangan dengan biaya tertinggi di ASEAN. Rata-rata biaya kebocoran data yang berkaitan dengan vektor tersebut mencapai lebih dari 4,5 juta dollar AS.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pengamanan perimeter digital saja tidak cukup. Pengelolaan identitas, kredensial, serta hak akses pengguna menjadi bagian penting dalam strategi perlindungan data.

Enkripsi Belum Diterapkan Secara Menyeluruh

Persoalan lain yang ditemukan dalam studi tersebut adalah masih terbatasnya penerapan enkripsi terhadap data sensitif.

Hanya 29 persen organisasi yang menyatakan bahwa data sensitif mereka telah dienkripsi, baik ketika disimpan maupun ketika ditransmisikan pada saat terjadinya kebocoran data.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Mbappe Cedera Lutut, Tingga...
Rona
Lucasfilm Memilih Sutradara...
Luar Negeri
Peringatan dari Para Tokoh ...

Swasembada Susu Masih Terbentur Impor

49 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Swasembada Susu Masih Terbe...
Ekonomi
KIH Perkuat Daya Saing Prod...

Pemkot Surabaya Siapkan Perwali untuk Lindungi Hak Mbak-mbak PRT

49 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemkot Surabaya Siapkan Per...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.