Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

21 Warisan Budaya Jateng Ditetapkan Sebagai WBTbI 2026

📅 Senin, 28 Sep 2026, 22:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
21 Warisan Budaya Jateng Ditetapkan Sebagai WBTbI 2026 Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Jateng Hanung Triyono.

Semarang - Sebanyak 21 warisan budaya asal Jawa Tengah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) 2026 oleh Kementerian Kebudayaan.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Jateng Hanung Triyono, di Semarang, Senin, menyebutkan total ada 281 budaya Jateng yang telah berpredikat WBTbI hingga September 2026.

Ia mengungkapkan penetapan 21 WBTbI dilakukan oleh Kemenbud pada September 2026, dan pada 2026 penetapan warisan budaya takbenda diagendakan dilakukan tiga kali, yakni pada Juli, September, dan Oktober.

Menurut Hanung, jumlah tersebut akan bertambah apabila 27 warisan budaya Jawa yang saat ini sedang dalam proses "review" memenuhi syarat dan dinyatakan lolos sebagai WBTbI tahap tiga.

Sebelumnya, pada Juli 2026, lanjut dia, sebanyak 38 budaya Jateng ditetapkan menjadi WBTbI.

"Dengan demikian sampai dengan September 2026 total WBTbI Jawa Tengah sejumlah 281 (dari tahun 2013, red.)," katanya.

Hanung menambahkan 21 budaya yang kini menyandang status WBTbI adalah Batik Gumelem (Banjarnegara), Kothekan Lesung Lengkong (Cilacap), Tayub Grobogan (Grobogan), Kintelan (Jepara), Wayang Warta (Klaten).

Kemudian, Sate Ambal Kebumen (Kebumen), Wayang Golek Menak (Kebumen), Caping Kalo (Kudus), Lentog Tanjung (Kudus), Wayang Klithik Wonosoco (Kudus), Kerajinan Kuningan Juwana (Pati), Sedekah Laut Juwana (Pati).

Nyadran Telaga Sigebyar Mangunan (Pekalongan), Dawet Ireng (Purworejo), Cokek Sragenan (Sragen), dan Jenang Krasikan (Sukoharjo).

Selain itu, terdapat Sesaji Rewanda (Kota Semarang), Gule Bustaman (Kota Semarang), Blangkon (Surakarta), Asal Usul Nama Kota Solo (Surakarta), serta Hajad Dalem Wilujengan Pengetan Hadeging Nagari Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Surakarta).

"Penetapan WBTbI bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan yang bisa kita kaitkan dengan kebudayaan lokal, pariwisata, serta ekonomi kreatif di Jawa Tengah," kata Hanung.

Mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, ia menyampaikan apresiasi kepada para maestro dan pelaku budaya, yang turut menjaga kelestarian budaya tersebut.

Hanung berharap pengetahuan terkait budaya tersebut terus diwariskan agar tetap hidup di tengah perkembangan teknologi yang pesat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.