Cirebon Kebanjiran Wisatawan, Sebanyak 2,67 Juta Pelancong Datang
📅 Selasa, 11 Agu 2026, 18:05 WIB | Oleh: Tim PenulisCIREBON – Menarik kunjungan wisatawan membutuhkan strategi yang tidak hanya mengandalkan promosi, tetapi juga memastikan kualitas destinasi, aksesibilitas, pengalaman wisata, dan keamanan.
Peningkatan kunjungan akan lebih bermakna jika mampu memperpanjang lama tinggal dan meningkatkan belanja wisatawan, sehingga dampaknya menyebar ke hotel, kuliner, transportasi, UMKM, hingga ekonomi masyarakat lokal.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Jawa Barat, mencatat sebanyak 2,67 juta wisatawan telah mengunjungi daerah tersebut hingga semester I-2026, dengan mayoritas merupakan wisatawan nusantara.
Kepala Disbudpar Kota Cirebon Agus Sukmanjaya mengatakan total kunjungan tersebut, terdiri atas 2,65 juta wisatawan nusantara dan 22.915 wisatawan mancanegara.
“Mayoritas kunjungan masih berasal dari wisatawan nusantara, sedangkan wisatawan mancanegara juga mulai menunjukkan adanya ketertarikan terhadap destinasi di Kota Cirebon,” kata Agus saat ditemui di Cirebon, Selasa (11/8).
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan tingginya kunjungan wisatawan nusantara menunjukkan Kota Cirebon masih memiliki daya tarik kuat sebagai tujuan wisata budaya, sejarah, kuliner, maupun perjalanan masyarakat dari berbagai daerah.
Sementara itu, kata dia, kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 22.915 orang atau sekitar 0,86 persen turut memperlihatkan potensi pariwisata Kota Cirebon dalam menarik wisatawan dari luar negeri.
Agus menyampaikan capaian kunjungan hingga semester I-2026 tersebut, menjadi perkembangan positif bagi sektor pariwisata Kota Cirebon dalam beberapa tahun terakhir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan catatan Disbudpar, jumlah kunjungan wisatawan pada 2022 mencapai 2,55 juta orang dan meningkat menjadi 2,61 juta orang pada 2023.
Ia menuturkan jumlah tersebut sempat turun menjadi 2,46 juta orang pada 2024, sebelum kembali meningkat menjadi 2,67 juta kunjungan pada 2025.
“Capaian 2025 dan paruh pertama 2026 menjadi capaian tertinggi selama lima tahun terakhir, menunjukkan pemulihan sektor pariwisata yang terus bergerak positif,” ujarnya.
Menurut Agus, peningkatan kunjungan tersebut didukung berbagai upaya pemerintah daerah melalui promosi destinasi, penyelenggaraan kegiatan budaya dalam kalender pariwisata, serta peningkatan kualitas pelayanan dan aksesibilitas.
Disbudpar juga memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha pariwisata, termasuk sektor perhotelan, restoran, dan komunitas sadar wisata untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.
Selain itu, ia menyampaikan posisi Kota Cirebon sebagai salah satu simpul perjalanan regional turut mendukung arus kunjungan karena didukung akses transportasi darat dan jaringan jalan tol yang menghubungkan dengan berbagai kota besar di Pulau Jawa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!