Puluhan Ton Ikan Keramba Mati Diduga akibat Sungai Batanghari Tercemar Limab Beracun Merkuri
📅 Minggu, 09 Agu 2026, 15:46 WIB | Oleh: SujarPeneliti ikan Sumatra sekaligus dosen ilmu Biologi Universitas Jambi (Unja) Tedjo Sukmono menilai aktivitas tambang emas ilegal terbukti mengancam biota perairan di Sungai Batanghari.
Tedjo menjelaskan, berdasarkan data, dari 1986 hingga 1994 Sungai Batanghari memiliki kurang lebih 300 spesies ikan.
Namun, seiring waktu, angka itu terus menyusut. Dari hasil penelitian tiga tahun lalu (2023), spesies ikan hanya tersisa sekitar 135 jenis.
Menyikapi persoalan itu, Tedjo menegaskan perlunya tindakan nyata dari pihak yang memiliki relasi kuasa agar spesies dan populasi di sungai tersebut bisa diselamatkan.
"Perlu gerakan sosial untuk penyelamatan Sungai Batanghari, penyusunan rencana pengelolaan secara bersama dan terintegrasi," sebutnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!