Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Masih Mengejar Medali Emas Pertama

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 06:37 WIB | Oleh:
Indonesia Masih Mengejar Medali Emas Pertama Doc: ANTARA/Fauzan
Ket. Pewushu Indonesia Eugenia Diva Widodo tampil pada final wushu nomor taolu changquan putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Aichi, Jepang, Senin (21/9). Eugenia Diva Widodo berhasil meraih medali perunggu dengan skor 9.706.

NAGOYA – Kontingen Indonesia belum mampu menembus puncak podium Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hingga Senin (21/9) malam, Indonesia baru mengoleksi tujuh medali, terdiri atas satu perak dan enam perunggu. Sejumlah peluang masih terbuka di pertengahan pekan ini, ketika cabang-cabang olahraga andalan Indonesia mulai memasuki fase perebutan medali.

Tambahan medali kembali diperoleh Indonesia melalui cabang wushu. Eugenia Diva Widodo menyumbangkan perunggu dari nomor changquan putri setelah mencatat nilai 9,706 di Aichi Prefectural Martial Arts Hall.

Persaingan di nomor tersebut berlangsung sangat ketat. Medali emas menjadi milik atlet Hong Kong, Sham HYL, dengan nilai 9,713. Sedangkan perak diraih Sou CM dari Makau yang mengumpulkan 9,710. Eugenia hanya terpaut 0,007 poin dari peraih emas.

Hasil tersebut membuat Indonesia kini mengoleksi tujuh medali pada pesta olahraga terbesar di Asia tersebut. Rinciannya adalah satu perak dan enam perunggu. Medali perak sejauh ini dipersembahkan Sumaya dari cabang teqball nomor tunggal putri.

Sementara itu, enam perunggu berasal dari beberapa cabang olahraga. Wushu menyumbangkan dua medali melalui Seraf Naro Siregar pada nomor changquan putra dan Eugenia Diva Widodo di nomor changquan putri. Dari teqball, Yoga Ardika Putra meraih perunggu pada nomor tunggal putra.

Dua medali perunggu lainnya datang dari soft tennis dan karate, sementara satu perunggu tambahan melengkapi koleksi Indonesia pada pertandingan Senin. Meski belum mendapatkan emas, para atlet Merah Putih menunjukkan persaingan yang cukup kompetitif. Eugenia, misalnya, mengaku puas dengan hasil yang diraihnya setelah melalui persaingan ketat dengan para atlet terbaik Asia. “Kali ini puas sekali, hasilnya ini adalah apa yang aku latih,” ujar Eugenia.

Dia menyatakan perbedaan nilai yang sangat tipis membuat persaingan berlangsung menegangkan. Namun, dirinya berusaha tetap tenang sepanjang pertandingan. “Lawan cukup bagus dan berlangsung ketat. Bahkan nilainya beda tipis-tipis. Tapi aku berusaha rileks. Ini adalah langkah untuk menatap kompetisi selanjutnya. Terima kasih atas dukungan dan doanya,” katanya.

Indonesia sementara masih berada di papan tengah klasemen perolehan medali. Posisi Merah Putih berada di peringkat ke-13. Di posisi teratas, Tiongkok menunjukkan dominasi sejak awal penyelenggaraan Asian Games ke-20 tersebut. Hingga Senin malam, Negeri Tirai Bambu mengoleksi 22 emas, 10 perak, dan lima perunggu. Tuan rumah Jepang berada di peringkat kedua dengan delapan emas. Sedangkan Korea Selatan menempati posisi ketiga dengan lima emas.

Bagi Indonesia, perburuan emas belum berakhir. Sejumlah cabang olahraga yang selama ini menjadi andalan Merah Putih, seperti bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing, baru memasuki persaingan perebutan medali di pertengahan pekan.

Karena itu, raihan tujuh medali pada hari-hari awal belum menjadi gambaran akhir perjalanan kontingen Indonesia. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
 Timnas Indonesia Jalani FI...
Olahraga
Kualifikasi Piala Dunia 203...
Megapolitan
Bank Jakarta Biayai Infrast...
Megapolitan
Obligasi Daerah Dirilis Dua...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.