Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Jakarta dan PT SMI Kucurkan Rp2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur DKI

📅 Sabtu, 26 Sep 2026, 08:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bank Jakarta dan PT SMI Kucurkan Rp2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur DKI Doc: Bank Jakarta
Ket. Penandatanganan perjanjian pembiayaan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah, dan Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo di Balai Kota, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

JAKARTA - Bank Jakarta bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI mengucurkan pembiayaan sindikasi sebesar Rp2,11 triliun untuk mendukung pembangunan tujuh proyek infrastruktur prioritas di DKI Jakarta.

Dari total pembiayaan tersebut, Bank Jakarta menyediakan dana sebesar Rp1 triliun, sedangkan PT SMI memberikan dukungan maksimal Rp1,11 triliun. Pembiayaan tersebut diharapkan mempercepat pembangunan transportasi, hunian layak, serta sarana pengendalian banjir di Ibu Kota.

“Sinergi antara sektor keuangan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi fundamental penting dalam mendorong akselerasi pemenuhan kebutuhan pembangunan di Kota Jakarta,” ujar Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo di Jakarta, Sabtu.

Perjanjian terkait pembiayaan tersebut ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah, dan Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo di Balai Kota Jakarta, Rabu (16/9).

Pembiayaan sindikasi itu mencakup tujuh kegiatan infrastruktur, yakni pembangunan Flyover Latumeten, Gedung Batavia Dinas Teknis Jatibaru, Rumah Susun Padat Karya Tahap II, serta Rumah Susun Rorotan IX Tahap I.

Selain itu, pembiayaan juga dialokasikan untuk pembangunan waduk, situ, dan embung, polder dan kolam retensi, serta tanggul dan pengendali banjir Pesisir Pantai Tahap III.

Pembangunan Flyover Latumeten ditujukan untuk memperkuat konektivitas dan keselamatan pengguna jalan. Sementara itu, pembangunan rumah susun diharapkan menambah ketersediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.

Di sisi lain, pembangunan waduk, embung, polder, kolam retensi, serta tanggul pesisir diarahkan untuk memperkuat sistem pengendalian banjir dan meningkatkan ketahanan Jakarta terhadap risiko bencana serta dampak perubahan iklim.

Agus menyebutkan sebagai bank pembangunan daerah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank Jakarta berkomitmen mendukung berbagai program pembangunan, terutama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Ke depan, kata dia, Bank Jakarta juga akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang inovatif, hati-hati, dan berkelanjutan.

“Kami meyakini dukungan pembiayaan yang tepat pada sektor prioritas akan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan Jakarta yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing sebagai kota global,” kata Agus.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah mengatakan pembangunan infrastruktur daerah membutuhkan dukungan pendanaan yang inovatif dan kolaboratif.

“PT SMI siap menjadi mitra pemerintah daerah dalam menghadirkan alternatif pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan, sekaligus membuka ruang sinergi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penyediaan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Reynaldi.

Dia menambahkan kolaborasi dengan Bank Jakarta diharapkan menjadi model pembiayaan kreatif yang dapat diterapkan di daerah lain, sesuai dengan kebutuhan pembangunan dan kapasitas keuangan masing-masing pemerintah daerah. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

PSIM Kembali Jeblok, Keok di Tangan PSM di Kandang Sendiri

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSIM Kembali Jeblok, Keok d...
Daerah
Perkuat Stok BBM di Bali, P...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.