Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Ancaman dari Laut! BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di NTB

📅 Sabtu, 26 Sep 2026, 08:10 WIB | Oleh:
Ada Ancaman dari Laut! BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di NTB Doc: Antara foto/HO-BNPB
Ket. Ilustrasi - Petak tambak warga terendam banjir pesisir atau rob di Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (14/6/2022).

MATARAM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai banjir rob yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pesisir Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 26 hingga 30 September 2026.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Tri Widiarto mengatakan waktu pasang maksimum di Lombok Barat pada pukul 23.00 sampai 01.00 WITA, sedangkan pasang di Bima berlangsung mulai pukul 00.00 hingga 12.00 WITA.

"Tinggi pasang maksimum mencapai 1,9 meter," ujarnya di Mataram, Sabtu.

BMKG menyebutkan wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob di wilayah Nusa Tenggara Barat meliputi sejumlah kawasan pesisir di Lombok, Sumbawa, hingga Bima.

Di Pulau Lombok, wilayah yang berpotensi terdampak adalah Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Labuhan Lombok.

Sementara di Pulau Sumbawa meliputi Sumbawa dan Labuhan Badas. Adapun di wilayah Bima mencakup Palibelo, Belo, Woha, Bolo, Lambu, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu'u, dan Asakota.

Tri mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir Lombok dan Bima, bantaran sungai, serta daerah yang lebih rendah agar waspada dan siaga mengantisipasi dampak pasang air laut maksimum, termasuk banjir rob.

Ia juga meminta masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca dan gelombang terkini melalui kanal informasi resmi BMKG.

Banjir rob yang berpotensi terjadi pada akhir September 2026 berkaitan dengan gaya gravitasi bulan. Fenomena Purnama Panen atau Harvest Moonmenghiasi langit pada 26-27 September 2026.

Puncak Bulan Purnama yang bertepatan dengan musim panen jagung tersebut terjadi saat tengah malam dan dini hari, yakni pukul 23.49 untuk wilayah barat, pukul 00.49 di wilayah tengah, dan pukul 01.49 pada wilayah timur Indonesia.

Selain potensi banjir rob, BMKG juga memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai gelombang laut setinggi 2,5 sampai 4 meter di Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, perairan selatan Sumbawa, dan Samudera Hindia yang berada di selatan NTB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.