Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Regenerasi Petani Tak Bisa Ditunda, Sleman Rayu Gen-Z Turun ke Sawah

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 21:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Regenerasi Petani Tak Bisa Ditunda, Sleman Rayu Gen-Z Turun ke Sawah Doc: Antara.
Ket. Ilustrasi-Petani menanam padi di sawah.

SLEMAN – Regenerasi petani menjadi faktor krusial untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian di tengah meningkatnya usia rata-rata petani dan semakin berkurangnya minat generasi muda.

Tanpa hadirnya petani muda, produktivitas dan ketahanan pangan nasional berpotensi menghadapi tantangan dalam jangka panjang.

Karena itu, regenerasi perlu didukung melalui akses terhadap lahan, pembiayaan, teknologi modern, pelatihan, serta kepastian pasar agar sektor pertanian dipandang sebagai usaha yang produktif dan menguntungkan.

Dengan masuknya generasi muda yang lebih adaptif terhadap inovasi, pertanian Indonesia dapat menjadi lebih efisien, berdaya saing, dan mampu memenuhi kebutuhan pangan di masa depan.

Bupati Sleman Harda Kiswaya menyebut pentingnya percepatan regenerasi petani khususnya dengan merangkul Generasi Z (Gen-Z) untuk terjun di sektor pertanian.

"Tantangan peningkatan usia petani yang jika tidak diantisipasi segera, dapat mengakibatkan krisis sumber daya manusia di sektor pertanian di masa mendatang," kata Harda Kiswaya saat mengukuhkan pengurus Petani Milenial Kabupaten Sleman periode 2026–2029 di Gedung Serbaguna Sleman, Yogyakarta, Jumat (7/8).

Menurut dia, pertanian saat ini tidak lagi sekadar mencangkul dan memanen, tetapi mencakup pemasaran digital, pengolahan data cuaca, hingga pengembangan agribisnis bernilai tambah tinggi.

"Kita harus mengubah cara pandang bahwa bertani bukan pilihan terakhir, melainkan profesi masa depan yang menjanjikan, terhormat, dan penuh inovasi," katanya.

Harda juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bergotong royong agar Kabupaten Sleman mampu menjadi lumbung pangan utama di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kegiatan pelantikan pengurus Petani Milenial Kabupaten Sleman periode 2026–2029 ini juga dirangkaikan dengan "Focus Group Discussion" (FGD) ini menjadi ajang konsolidasi untuk memperkuat silaturahmi, sinergi bisnis antarpetani muda, serta mempercepat regenerasi sektor pertanian menuju era berbasis teknologi digital.

Ketua Petani Milenial Sleman Taufik Mawaddani mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk mempererat keterikatan antarpetani muda serta membangun ekosistem bisnis terintegrasi di Kabupaten Sleman.

"Kegiatan ini untuk mempererat silaturahmi dan mempererat kolaborasi dalam berbisnis bersama-sama," katanya.

Menurut dia ekosistem pertanian muda di Sleman kini mendapat dukungan kuat dari berbagai pihak lintas sektor, mulai dari perbankan, perguruan tinggi, hingga Pemerintah Kabupaten Sleman.

"Harapan kita ke depan, petani milenial lebih kompak, solid, dan bisnisnya saling terintegrasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
Megapolitan
Tindak Tegas, Sembilan Ters...
Daerah
Lonjakan Tinggi! Pelanggan ...
Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.