Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Resmi Tetapkan Standar Baru Baterai Mobil Listrik, Kapasitas Wajib Bertahan hingga 82 Persen

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 13:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Resmi Tetapkan Standar Baru Baterai Mobil Listrik, Kapasitas Wajib Bertahan hingga 82 Persen Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Pengisian energi baterai kendaraan listrik.

Beijing – Pemerintah Tiongkok mengungkap rincian implementasi standar nasional yang direkomendasikan GB/T 46991.1-2025, yang mengatur tingkat akurasi informasi kesehatan baterai serta standar daya tahan baterai kendaraan listrik penumpang ringan.

Laporan CarNewsChina pada Senin (3/8) waktu setempat menyebutkan bahwa standar tersebut menetapkan batas toleransi antara kondisi kesehatan baterai (battery health) yang ditampilkan pada panel instrumen kendaraan dengan hasil pengukuran aktual. Selain itu, aturan ini juga menjadi acuan dalam menilai daya tahan baterai berdasarkan usia kendaraan dan jarak tempuh.

Standar GB/T 46991.1-2025 disusun di bawah koordinasi Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT) serta Administrasi Standardisasi Tiongkok (SAC), dengan tim penyusun yang dipimpin oleh Yu Yang.

Meski berstatus sebagai standar nasional, aturan ini bersifat rekomendasi dan bukan regulasi keselamatan yang wajib dipatuhi.

Informasi Kesehatan Baterai

Salah satu poin utama dalam standar tersebut adalah pengaturan akurasi informasi kesehatan baterai yang ditampilkan kepada pengemudi.

Dokumen mendefinisikan State of Available Energy (SOCE) sebagai perbandingan antara energi yang masih dapat digunakan pada baterai saat ini dengan kapasitas energi baterai ketika kendaraan masih baru.

Berbeda dengan State of Charge (SOC) yang menunjukkan sisa daya baterai saat digunakan, SOCE menggambarkan kemampuan baterai mempertahankan kapasitasnya seiring bertambahnya usia pemakaian.

Dalam ketentuannya, selisih antara nilai SOCE yang ditampilkan kendaraan dan hasil pengukuran aktual tidak boleh melebihi 5 persen. Dengan demikian, indikator kesehatan baterai yang ditampilkan di kendaraan harus mencerminkan kondisi sebenarnya dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Konsep Virtual Mileage

Standar ini juga memperkenalkan konsep Virtual Mileage, yakni perhitungan konsumsi energi baterai di luar aktivitas berkendara.

Energi yang digunakan saat kendaraan parkir atau ketika berbagai fitur dan aksesori tetap beroperasi akan dikonversi menjadi jarak tempuh ekuivalen berdasarkan tingkat konsumsi energi kendaraan.

Nilai Virtual Mileage yang ditampilkan harus memiliki penyimpangan maksimal 3 persen dibandingkan hasil pengukuran aktual.

Namun, ringkasan dokumen yang dipublikasikan belum menjelaskan secara rinci metode pengujian untuk berbagai kondisi, seperti penggunaan aksesori dengan beban berbeda maupun konsumsi daya ketika kendaraan dalam keadaan diam.

Target Daya Tahan Baterai

GB/T 46991.1-2025 juga menetapkan standar minimum retensi kapasitas baterai berdasarkan usia kendaraan dan jarak tempuh sebagai berikut:

Usia Kendaraan Jarak Tempuh Retensi Minimum SOCE
5 tahun 100.000 km ≥ 82%
8 tahun 160.000 km ≥ 75%
10 tahun 200.000 km ≥ 70%

Artinya, baterai yang memiliki kapasitas awal 100 kWh harus masih mampu menyimpan sedikitnya 82 kWh setelah digunakan selama lima tahun atau menempuh jarak 100.000 kilometer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Oposisi Norwegia Tuntut Spa...
Daerah
Pemkot Bandung Usut Kasus P...
Luar Negeri
Prancis Perketat Investasi ...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.