Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Akan Bangun Penyimpanan Minyak di KEK Sumatera untuk Tambah CPE Nasional

📅 Senin, 11 Mei 2026, 15:55 WIB | Oleh:
Indonesia Akan Bangun Penyimpanan Minyak di KEK Sumatera untuk Tambah CPE Nasional Doc: antara foto
Ket. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan Indonesia akan membangun storage atau penyimpanan minyak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sumatera untuk menambah Cadangan Penyangga Energi (CPE) nasional.

“Kami berencana akan membangun itu di Sumatera. Kami akan bikin Kawasan Ekonomi Khusus,” ucap Bahlil ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (11/5).

Bahlil menyampaikan bahwa rencana untuk membangun storage minyak di Sumatera sedang dalam tahapan studi kelayakan atau feasibility study (FS). Pembangunan storage minyak itu, lanjut dia, nantinya akan menambah cadangan penyangga energi nasional.

Terkait dengan rencana ASEAN yang akan membangun storage hub minyak untuk negara-negara di kawasan Asia Tenggara, Bahlil menawarkan Indonesia untuk menjadi lokasi pembangunannya.

Akan tetapi, apabila tidak disepakati pun, Indonesia tetap akan membangun storagenya di Sumatera.

“Tanpa ide itu pun (pembangunan storage hub ASEAN), Indonesia kan sudah membangun storage minyak. Ide itu (storage hub ASEAN) muncul di saat Indonesia sudah siap untuk mengimplementasikan,” kata Bahlil.

Hingga saat ini, belum terdapat kesepakatan di mana storage hub minyak untuk kawasan ASEAN akan dibangun. Bahlil menuturkan bahwa untuk merealisasikan usulan tersebut, Indonesia akan bekerja sama dengan Malaysia, Brunei, dan Filipina.

Melalui pembangunan storage hub tersebut, Bahlil menyampaikan ASEAN akan memiliki cadangan energi yang cukup besar untuk menyuplai ke negara-negara di Asia Tenggara.

“Di Asia Tenggara, kami kemarin merumuskan akan bikin hub untuk storage cadangan minyak untuk ASEAN. Ini adalah ide yang bagus,” ujar Bahlil.

Para menteri ekonomi ASEAN juga disebut menyetujui percepatan penyelesaian APSA di tengah gangguan jalur pasokan minyak global.

Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn memastikan bahwa proses ratifikasi Kesepakatan Kerangka ASEAN tentang Keamanan Minyak Bumi (APSA) akan diselesaikan sebelum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-49 ASEAN pada akhir tahun ini.

Kesepakatan tersebut, di samping meningkatkan kerja sama dan integrasi kawasan di sektor energi, juga memungkinkan para anggota ASEAN saling membantu saat terjadi kelangkaan bahan bakar.

Mekanisme APSA memungkinkan anggota ASEAN memasok bahan bakar kepada anggota lain yang mengalami kekurangan stok minimal setara 10 persen kebutuhan domestik mereka.

Sementara itu, KTT ke-49 ASEAN direncanakan akan berlangsung pada 10—12 November 2026 di ibu kota Filipina, Manila.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Masuk Rumah Sa...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.