Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IKM Bogor Naik Kelas, Siap-Siap Jadi Pemasok Utama Pabrik Besar, Produk Lokal Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 02:25 WIB | Oleh:
IKM Bogor Naik Kelas, Siap-Siap Jadi Pemasok Utama Pabrik Besar, Produk Lokal Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata Doc: ANTARA/HO-Pemkab Bogor
Ket. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor Mely Kamelia di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor tengah mengintensifkan program kemitraan strategis guna mendorong pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) agar mampu menembus rantai pasok industri besar yang beroperasi di wilayahnya. 

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kemitraan antara IKM dan industri besar guna memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor Mely Kamelia di Cibinong, Selasa, mengatakan, kemitraan ini menjadi strategi utama agar produk IKM tidak hanya beredar di pasar lokal, tetapi masuk dalam rantai pasok industri.

Ia menjelaskan, keberadaan industri besar di Kabupaten Bogor merupakan peluang yang harus dimanfaatkan oleh pelaku IKM untuk berkembang lebih jauh.

“Ke depan kami ingin mendorong kemitraan antara industri kecil menengah dengan industri besar yang ada di Kabupaten Bogor, sehingga produk IKM bisa menjadi pemasok,” ujar Mely.

Menurut dia, produk IKM berpeluang masuk sebagai bahan baku, komponen, maupun produk pendukung lainnya, dengan catatan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan industri.

Untuk mendukung hal tersebut, Disdagin Kabupaten Bogor melakukan berbagai tahapan pembinaan kepada pelaku IKM, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga pendampingan usaha.

Mely menambahkan, pemerintah juga membantu penyediaan peralatan produksi agar pelaku IKM mampu meningkatkan kapasitas dan konsistensi produksi.

Selain itu, pengembangan sentra-sentra IKM unggulan juga terus dilakukan, salah satunya sentra industri logam di Kecamatan Citeureup yang telah lama berkembang.

“Produk dari sentra tersebut seperti loyang, oven, dan peralatan industri makanan memiliki potensi besar untuk mendukung sektor usaha lain,” katanya.

Di sisi lain, kinerja perdagangan Kabupaten Bogor menunjukkan tren positif, dengan kontribusi ekspor yang masuk dalam tiga besar di Jawa Barat pada semester pertama 2025.

Pemkab Bogor juga memperluas akses pasar melalui kemitraan dengan ritel modern, dengan terlebih dahulu melakukan kurasi terhadap produk UMKM agar memenuhi standar kualitas, kemasan, dan branding.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Tuding Tiongkok Ingin...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Megapolitan
Polresta Bogor Buka Ruang K...
Nasional
UI Percepat Transformasi da...
Daerah
Bea Cukai Ambon Sita 29.780...

Belum Membaik, Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Belum Membaik, Kualitas Uda...
Hasil Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Gol Tielemans di Menit 120 ke Gawang Senegal Bawa Belgia Lolos ke 16 Besar

Hasil Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Gol Tielemans di Menit 120 ke Gawang Senegal Bawa Belgia Lolos ke 16 Besar

02 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.